Berapa yang diperlukan untuk biaya pembuatan visa Jepang? Dokumen satu ini biasanya diperlukan untuk masuk dan keluar dari suatu Negara. Jika Jepang jadi pilihan kamu, maka perlu dipahami bahwa ada beberapa jenis dokumen tersebut.
Jika kunjungan kurang dari 15 hari, kamu tidak memerlukannya. Namun jika lebih dari itu dan untuk kepentingan tertentu diperlukan sesuai jenisnya. Diantaranya visa kunjungan singkat, pelajar dan khusus pekerja.
Berapa Biaya untuk Urus Visa ke Jepang?

Berapa jumlah tabungan untuk visa Jepang? Ini perlu diketahui, supaya kamu bisa menyiapkan jauh hari sebelum keberangkatan. Jumlah yang kamu butuhkan nantinya guna membayar mulai dari biaya aplikasi, pengiriman, pengurusan dan lainnya.
Tahun 2023 ini terdapat update biaya visa Jepang. Semua pembayaran hanya diterima dari mata uang rupiah bisa tunai, kartu debit atau kredit bersamaan dengan pada saat pengajuan aplikasi. Ini berlaku mulai dari tanggal 1 April 2023.
Kemudian besaran uang yang perlu disiapkan sesuai dengan jenis visanya. Biaya visa tipe single adalah sebesar Rp 330.000. Tipe double atau multiple entries kamu harus membayar sebesar Rp 650.000, sementara tipe transit sebesar Rp 80.000.
Selain itu kamu akan dibebankan biaya proses aplikasi. Kebijakan paling baru, untuk satu orang diharuskan membayar sebesar Rp 182.000. Biaya visa lainnya adalah untuk keperluan pra-pendaftaran bagi pemegang paspor elektronik sebesar Rp 121.000 per orang.
Bisa saja kamu tidak memerlukan dokumen ini sama sekali. Namun terbatas hanya untuk kunjungan ke wilayah Miyagi, Fukushima dan Iwate saja. Atau jika berkunjung ke Okinawa via bandara Okinawa, kamu bisa mengajukan bebas biaya untuk dokumen satu ini.
Dokumen Apa Saja yang Dibutuhkan?

Selain mempersiapkan biaya visa Jepang, kamu harus melengkapi dokumen pengajuannya. Untuk keperluan kunjungan singkat, belajar, bekerja, pelatihan atau menetap dalam jangka waktu tertentu perlu menyiapkan beberapa dokumen berikut ini.
- Formulir Permohonan, bisa didownload melalui website.
- Paspor masih dalam masa berlaku minimal 6 bulan.
- Pas foto terbaru 4,5 cm x 4,5 cm, latar belakang polos, diambil 6 bulan terakhir, wajah menghadap lurus ke depan.
- Fotokopi kartu identitas.
- Bukti pemesanan tiket pergi dan pulang.
- Jadwal itinerary.
- Rekening koran atau biasa disebut dengan salinan buku tabungan dalam kurun waktu 3 bulan terakhir.
Semua dokumen yang diperlukan di atas harus dikumpulkan menggunakan kertas berukuran A4, termasuk fotokopi KTP Anda. Dijadikan satu dalam map dan jangan disteples. Foto harus direkatkan dengan kuat. Semuanya diserahkan dalam keadaan rapi, tidak dilipat atau ditekuk.
Berapa Jumlah Tabungan untuk Visa Jepang?
Untuk persiapan biaya visa ini tentu kamu harus memiliki tabungan. Bukan untuk keperluan lainnya melainkan sebagai pendukung proses pengajuan. Syarat bukti finansial selama 3 bulan terakhir bukan transaksinya namun lebih fokus kepada saldo.
Pada dasarnya syarat finansial ini patokannya adalah berapa hari kamu berada di Jepang. Contoh, kunjungan selama 5 hari, maka dikalikan dengan harga tiket. Jika harga tiket adalah Rp 7 juta, minimal kamu punya Rp 35 juta di rekening.
Namun bisa juga syaratnya lebih kecil dari itu. Biaya visa jika kamu memiliki lebih banyak tabungan tentu akan semakin bagus. Sebab proses pengajuannya jadi lebih diutamakan untuk dipertimbangkan.
Minimal di bulan terakhir kamu memiliki tabungan sejumlah Rp 20 juta sudah cukup membantu proses pengajuan. Mau liburan seru ke Jepang? Yuk wujudkan bersama Next Trip by Insight Tour. Kunjungi laman websitenya di https://next-trip.insighttour.id/visa/ atau hubungi no WA dibawah ini untuk informasi terkait biaya visa lainnya.

Baca juga : Biaya Pembayaran Visa Jepang: Waiver, Single, dan Multiple



