Sebagai umat Kristen sudah sepantasnya mengetahui bagaimana sejarah Natal agar tidak sekedar ikut-ikutan merayakan. Perayaan Natal saat ini sudah memiliki sifat universal di mana bukan sekedar perayaan agama. Jadi siapa saja boleh merayakan bersama untuk bisa merasakan sukacita atas kelahiran Tuhan Yesus sebagai juru selamat kita.
Merayakan yang dimaksud bukan arti religius namun sekedar menikmati perayaan maupun pesta di hari libur. Natal sendiri berasal dari bahasa Portugis yang memiliki arti atau makna kelahiran. Hari kelahiran Yesus diperingati pada tanggal 25 Desember setiap tahunnya oleh umat Kristen di seluruh dunia.
Membahas sejarah Natal tentu juga sangat lekat dengan berbagai pernak pernik sebagai ciri khas perayaan ini. Banyak tradisi tentang kelahiran Yesus ini seperti adanya pohon Natal, kartu ucapan, Sinterklas dan lainnya. Termasuk juga lilin yang memiliki makna Yesus lahir sebagai terang dan garam dunia.
Sejarah Natal yang Dirayakan Umat Kristen
Cerita tentang kelahiran Yesus dapat dibaca di Injil Perjanjian Baru dalam Kitab Matius dan Lukas di mana semua dijelaskan disana. Secara singkat Maria mengetahui dari Malaikat Gabriel jika ia sedang mengandung dari roh kudus. Yesus anak Allah lahir di kandang yang nantinya akan menjadi juru selamat.
Kisah hidup Yesus sebagai anak Allah untuk mewartakan kabar Kerajaan Allah dimulai dari kelahirannya. Yesus memiliki peran yang sangat penting bagi umat Kristen sehingga begitu dicintai dan menjadi bagian hidup. Yesus berkorban hingga rela di salib demi menebus dosa-dosa manusia.
Sementara sejarah Natal bisa dirayakan seperti ini dimulai sekitar tahun 200 M di Alexandria (Mesir). Namun perayaan natal yang dilakukan pada setiap tanggal 25 Desember baru dimulai pada tahun 221 oleh Sextus Julius Africanus. Baru diterima secara luas sekitar abad ke 15 dan sampai sekarang masih dirayakan.
Natal memiliki pengaruh yang cukup besar dalam berbagai aspek salah satunya ekonomi di suatu negara. Pada perayaan ini tingkat penjualan barang-barang semakin meningkat karena banyak orang sibuk membeli hadiah. Belum lagi berbagai pernak pernik seperti lilin, kartu ucapan untuk merayakannya.
Makna Perayaan Natal yang Sangat Penting Bagi Umat Kristen
Natal bukan sekedar dirayakan dengan pesta dan huru hara tidak jelas sehingga makna sesungguhnya hilang. Sebagai umat Kristen sudah sepatutnya mengetahui apa sebenarnya makna dari perayaan kelahiran Tuhan Yesus. Tujuannya agar paham sejarah Natal beserta makna yang sesungguhnya bisa benar-benar dirayakan dan diterapkan dalam kehidupan.
- Pengorbanan
Kelahiran Yesus Kristus merupakan pengorbanan terbesar yang seharusnya diketahui dan diteladani dalam kehidupan. Dalam merayakannya sebaiknya tanyakan pada diri sendiri, apakah pengorbanan yang sudah aku berikan untuk Tuhan? Contoh sederhana misalnya dengan memberi kado kepada orang tidak mampu agar bisa merasakan sukacita Natal bersama-sama.
- Rasa solidaritas dan persaudaraan
Kelahiran dan kedatangannya ke dunia bukan untuk berkuasa namun melayani dengan penuh sukacita tanpa imbalan. Perayaan Natal mengingatkan tentang bagaimana rasa solidaritas serta persaudaraan perlu ditingkatkan lagi. Sebagai orang Kristen hendaklah menunjukkan rasa persaudaraan dengan orang-orang terpinggirkan, miskin, menderita tanpa pilih kasih seperti Yesus.
- Kesederhanaan
Yesus adalah anak Allah namun lahir di kandang yang hina sebagai contoh kesederhanaan kepada umat-Nya. Padahal jika mau Yesus bisa saja memilih untuk lahir di kota besar dan serba berkecukupan. Memaknai Natal dengan pesta mewah tentu bukan cerminan kesederhanaan yang Tuhan Yesus ajarkan.
Belajar tentang sejarah kelahiran Tuhan Yesus tidak pernah ada cukupnya dan selalu menarik untuk dibahas. Apalagi memaknai Natal kerap kali salah dengan berbagai pesta serta kemewahan yang meninggalkan makna sesungguhnya. Oleh sebab itu pelajari sejarah Natal beserta makna sebenarnya agar hari lahirnya Yesus semakin berkesan.
META
Keyword : sejarah Natal
Deskripsi : Sebagai umat Kristen tidak ada salahnya mengetahui sekilas tentang sejarah Natal serta maknanya karena dirayakan setiap tahunnya di bulan Desember.



