Perayaan Hari Besar Kristen Protestan

Perayaan Hari Besar Kristen Protestan di Indonesia

Di Indonesia ada 6 agama yang diakui saat ini, dan keenamnya ini memiliki perayaan masing-masing seperti agam Kristen yang memiliki perayaan hari besar Kristen. Kristen adalah satu dari keenam agama yang ada dan diakui di Indonesia. Perayaan hari besar tersebut pun tersebar dari Januari sampai Desember setiap tahunnya. 

Namun untuk beberapa hari besar tersebut ada yang tidak memiliki tanggal tetap, dalam artian setiap tahunnya ada perbedaan tanggal. Akan tetapi untuk bulan atau hari biasanya hampir atau bahkan sama. Seperti hari Natal yang selalu diperingati setiap tanggal 25 Desember dan Paskah diperingati setiap hari Minggu di bulan April. 

Masing-masing perayaan hari besar Kristen ini memiliki sejarah dan maknanya sendiri bagi umat Kristen di dunia khususnya di Indonesia. Selain Paskah dan hari Natal tentu saja ada hari besar lainnya guna memperingati kejadian yang diangkat dari Alkitab. Umat Kristen percaya dengan memperingati hal ini dapat membangkitkan sukacita dan iman kembali. 

Sebagaimana Natal dan Paskah membawa sukacita bagi semua umat Kristen di Indonesia, maka Anda perlu mengetahui makna terbesar dari kedua hari raya besar ini. Oleh karena itu, artikel kali ini akan membahas makna hari besar untuk umat Kristiani di Indonesia. 

Hari Raya Natal adalah Hari Besar Kristen yang Meriah

Umat Kristiani di Indonesia sangat merasakan sukacita dengan perayaan hari besar Kristen yaitu Natal. Bahkan sebelum masuk bulan Desember, biasanya umat Kristen sangat antusias menyiapkan hal-hal kecil menyambut hari Natal. Oleh karena itu, dibawah ini akan dijelaskan bagaimana makna dari hari besar ini. 

  1. Pengorbanan adalah Makna Utama Natal

Saat kecil Anda mungkin belum terlalu mengenal apa itu makna Natal. Namun, untuk saat ini Anda harus tahu bahwa maksud dari adanya hari besar Natal ini adalah sebuah pengorbanan besar Allah untuk umat manusia yang ada di bumi. Terlihat pada Yohanes 3:16 bahwa Allah mengorbankan AnakNya untuk menebus manusia. 

  1. Kesederhanaan 

Waktu kecil Anda sangat merasa meriah dengan adanya hari Natal. Baju yang baru, dekorasi rumah baru, tari-tarian, dan pujian. Semua ini dilakukan untuk menyambut Anak Allah dengan penuh sukacita. Namun, sesungguhnya perayaan hari besar Kristen satu ini memiliki makna lain yaitu kesederhanaan. 

Di mana Yesus sebagai Anak Allah tidak lahir di Istana dengan penuh kemewahan, akan tetapi lahir di palungan atau tempat makan domba. Ini membuktikan bahwa sesungguhnya makna Natal adalah kesederhanaan dan hidup secara sederhana sekali. 

Puncak Tri Hari Suci yaitu Hari Paskah

Selain hari Natal, ada juga hari besar umat Kristen lainnya yaitu Paskah. Sebelum memperingati Paskah, maka umat Kristen akan menjalani Tri Hari Suci dan puncaknya yaitu Paskah. Makna dari perayaan hari besar Kristen Paskah ini antara lain sebagai berikut. 

  1. Kehidupan Baru 

Makna terbesar dari Paskah bagi umat Kristen adalah kehidupan yang baru. Yesus yang mengorbankan diriNya untuk mati dan disalibkan demi menyelamatkan umat manusia. Ia bangkit sehingga manusia boleh bersukacita dengan adanya kehidupan yang baru ini di mana dulu kehilangan pengharapannya. . 

  1. Pengorbanan Yesus di Kayu Salib 

Dari makna diatas, Anda melihat bahwa adanya pengorbanan besar. Setelah pengorbanan besar tersebut Yesus bangkit dan memberikan damai sejahteranya bagi seluruh manusia yang percaya kepadaNya. Ia membuktikan bahwa Ia memiliki kuasa di bumi dan juga di surga. 

Memperingati hari raya besar ini merupakan salah satu tindak laku yang benar dalam umat beragama. Di Indonesia hari besar ini akan diperingati guna menghormati agama Kristen yang sedang merayakannya. Oleh karena itu, Anda sebagai umat Kristen harus lebih menghormati setiap perayaan hari besar Kristen guna meningkatkan sukacita dalam beriman. 

Baca juga : Lagu Rohani Kristen

Ask Insight Tour