Tour and Travel Turki 14 Hari, Ini Makanan yang Patut Kamu Coba

Jika Anda tengah merencanakan liburan ke Turki, tentu tak lengkap rasanya tanpa mencicipi makanan khas. Terutama jika Anda memilih tour and travel Turki 14 hari, terdapat ragam jenis makanan yang wajib dicoba. 

Bagi Anda yang Muslim, makanan halal Turki sangat mudah ditemukan. Hal ini lantaran negara tersebut memang mayoritas penduduknya juga beragam Islam. Karena itu, jangan khawatir untuk mencicipi jajanan kaki lima atau restoran di sekitarnya.

Rekomendasi Makanan untuk Tour and Travel Turki 14 Hari

Makanan Turki sebenarnya juga memiliki khas timur tengah, dengan rempah dan bumbu yang cukup kuat. Berikut ini rekomendasinya:

Kebab

Siapa yang tak kenal kebab, makanan olahan daging dengan campuran sayur, saus dan ditutup roti ini juga sangat terkenal di Indonesia. Sebagai makanan khas, tentu sangat mudah menemukan kebab di Turki.

Rasanya pun cenderung berbeda dan memiliki rasa autentik yang sulit ditemukan di Indonesia. Beberapa merek kebab yang direkomendasikan adalah Adana Kebab, Doner, Kuzu Tandir, Shish hingga Iskender.

Manri

Manti adalah sejenis ravioli khas Turki yang disajikan bersama dengan yogurt sebagai pendampingnya. Di atasnya, diberikan lelehan butter, bubuk cabe dan ditambah irisan sayur segar. Sensasi pedas, gurih dan asam dari makanan ini akan membuat Anda ketagihan.

White Ben Stew

White bean stew adalah sup kuah kental yang kerap dimakan sebagai makanan pembuka di negara tersebut. Ini adalah salah satu makanan khas yang mengandung kacang creamy berkuah, ditambah tomat untuk menambah rasa tradisional.

Sayur Minyak Zaitun

Di restoran atau warung makan sederhana, sayur dengan minyak zaitun adalah santapan yang kerap dijumpai. Seperti namanya, ini adalah potongan sayur segar yang dituangkan minyak zaitun. Mirip seperti salad namun dengan campuran berbeda. Beberapa hidangan ini seperti sarma, imam bayildi hingga dolma.

Bahasa yang Digunakan di Turki

Untuk berkomunikasi, warga setempat  memiliki beberapa bahasa yang kerap digunakan yakni bahasa Arab, Zazaki atau Kurmanji. Namun jangan khawatir, karena banyak daerah di Turki terutama yang dipadati wisatawan asing sudah menyertakan tulisan dengan bahasa Inggris.

Tak sedikit pula warga setempat yang cukup mahir menggunakan bahasa Inggris sehingga memudahkan Anda dalam berkomunikasi. Bahkan, sekitar 70% warga di Istanbul terutama pusat kota seperti hotel, museum, atau cafe yang didatangi turis lancar berbahasa Inggris.

Baca juga : Mau Ziarah Ke Holy Land? Ini Manfaat Yang Didapat!

Mata Uang Turki

Mata uang resmi yang digunakan di Turki adalah Lira (TL) dimana 1 lira setara dengan kisaran Rp 2.500. Namun begitu, warga setempat juga menerima mata uang USD dan Euro untuk beberapa kawasan seperti restoran, situs wisata atau hotel.

Untuk mata uang rupiah sendiri akan sangat sulit, karena mata uang tersebut tak banyak digunakan warga. Oleh karena itu, Anda bisa langsung menukar mata uang rupiah dengan menarik uang di ATM saat pertama kali tiba di Turki.

Selain itu, Anda juga akan dikenakan biaya Rp 25.000 untuk setiap kali penarikan. Alternatif lain yang bisa digunakan adalah menukar rupiah ke USD atau Euro saat Anda masih berada di Indonesia. Selanjutnya, tukarlah di Turki menjadi lira atau langsung transaksi.

Itulah rekomendasi makanan, bahasa hingga mata uang tour and travel ke Turki 14 hari. Ingat untuk membuat pembagian budget khusus selama liburan Anda agar tak berlebihan, juga, siapkan dengan peta wisata dan jangan sungkan bertanya agar tak tersesat.

Info lengkap :
http://insighttour.travelbiz.id/

Ask Insight Tour