Tempat Ziarah Menarik Yang Wajib Dikunjungi Di Turki

Ziarah memiliki tujuan untuk mengingat kembali, meneguhkan iman atau menyucikan diri. Biasanya umat Kristiani dikenal melakukan perjalanan ziarah ke Israel, Mesir dan sekitarnya dikarenakan tempat-tempat tersebut menjadi saksi dimana karya Tuhan bekerja melalui Yesus dan juga para nabi yang ada dalam alkitab.

 

Tak hanya di Israel dan Mesir saja yang dapat dijadikan destinasi untuk melakukan ziarah, Turki pun memiliki banyak tempat ziarah yang menarik yang dapat Anda kunjungi dengan nilai historis dan pemandangan yang indah. Berikut Insight Tour rangkum beberapa tempat ziarah yang menarik yang dapat Anda kunjungi di Turki.

Anthiokhia

Anthiokhia merupakan kota yang dibangun sebagai penghormatan kepada Kaisar Anthiokus. Kota ini dibangun pada tahun 301 SM oleh Seleukus Nikator. Terletak di Provinsi Hatay di selatan Turki. Pada waktu Bangsa Romawi mengalahkan Syria tahun 64 SM, Anthiokhia ditunjuk sebagai Ibukota Roma di Timur. Bangsa Romawi membangun gedung-gedung indah, tempat berdoa, membuat saluran air serta membangun jalan utama dengan batu marmer. Kota ini dikenal sebagai pusat dari Kristianitas, dan dikota inilah pertama kali orang-orang pengikut Kristus disebut sebagai Kristen. Anthiokia menjadi saksi dari beberapa kisah misionaris yang ada dalam alkitab, salah satunya kisah Santo Paulus. Di kota ini terdapat St. Peter’s Grotto yang merupakan tempat St. Paulus berkotbah dan Iron Gate yang merupakan satu-satunya pintu masuk kota dalam cerita Kitab Suci.

 

Ephesus

Kota kuno Efesus terletak di Selcuk, sebuah kota kecil 30 km jauhnya dari Kusadasi. Ephesus yang didirikan sebagai pelabuhan, dulunya adalah pusat komersial yang paling penting, terletak di lembah yang sangat subur. Kota ini dahulu juga menjadi pusat perdagangan dunia kuno, awal perkembangan pusat religius Kekristenan, dan pusat pariwisata penting di Turki. Terdapat beberapa tempat ziarah yang dapat dikunjungi dekat kota Ephesus, seperti : Rumah Santa Perawan Maria, Basilika Santo Yohanes, dan Makam Santo Lukas.

 

Laodicea

Gereja Laodicea merupakan sebuah komunitas kristen yang didirikan di kota tua Laodicea (di sungai Lycus, di Propinsi Roma di Asia Minor). Gereja ini didirikan pada masa awal kekristenan dan sangat terkenal sebagai salah satu dari 7 gereja dalam Kitab Wahyu. Komunitas Kristiani di kota ini  berhubungan dekat dengan Kolose (yang juga berada di Lembah Lycus, sekitar 11 mil jauhnya).

 

Lembah Goreme

Lembah Goreme merupakan daerah bagian dari Propinsi Nevsehir di Turki Tengah. Setelah erupsi dari Gunung Erciyes sekitar 2000 tahun yang lalu, lava dari erupsi gunung berubah menjadi batu lunak di daerah Cappadocia. Batu lunak tersebut terkikis oleh angin dan air membentuk pilar-pilar seperti layaknya cerobong asap. Orang-orang di Goreme, di jantung dari daerah Cappadocia, menyadari bahwa batu-batu lunak tersebut dapat didirikan dan diukir menjadi bangunan seperti rumah, gereja, dan biara. Lembah Goreme ini juga merupakan tempat berlindung bagi umat Kristani dari pengejaran bangsa Romawi. Begitu banyak gua2 yang dilukis sebagai bukti dari kehadiran umat Kristiani awal pada masa itu.

 

Smirna

Izmir / Smirna merupakan kota tempat Santo Polycarpus, Bapa Gereja Awal yang adalah murid langsung dari Rasul Yohanes dan menjadi seorang martir. Di tempat ini terdapat Gereja Santo Polycarpus yang merupakan gereja tertua di Izmir yang dibangun pada tahun 1625 dengan izin dari Sultan Suleyman dari Kaisar Ottoman atas  permintaan Raja Louis ke-13. Gereja ini dibangun sebagai tanda penghormatan untuk Santo Polycarpus yang merupakan Uskup dari kota Smirna.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *