Rekomendasi Makanan Ketika Ziarah Rohani di Eropa, Wajib Dicoba!

Dalam artikel ini akan dibahas mengenai rekomendasi makanan ketika ziarah rohani di Eropa yang sayang jika dilewatkan begitu saja. Percaya atau tidak, ternyata Indonesia sendiri memiliki beberapa makanan yang ternyata peninggalan zaman penjajahan Eropa zaman dahulu, lho!

Di antara makanan tersebut ada panada, kroket, rolade, dan makanan lainnya. Dari namanya saja sudah terdengar asing, jadi tidak salah jika makanan-makanan tersebut berasal dari negara Eropa. Dan dari makanan-makanan tersebut bisa dibuktikan jika makanan Eropa ada yang cocok dengan lidah orang Indonesia.

Baca juga : Fakta Menarik Santo Pelindung Internet, Carlo Acutis

Berikut ini beberapa makanan Eropa yang bisa Anda jumpai dan cicipi ketika melakukan ziarah rohani di Eropa. Alasannya karena makanan-makanan ini dikenal sesuai dengan selera orang Indonesia pada umumnya, simak pembahasannya berikut ini.

Makanan Ketika Ziarah Rohani di Eropa Yang Wajib Untuk Dicoba

  • Polskie nalesniki

Ada crepes yang dibuat dari tepung, telur, susu, gula, garam serta mentega yang isiannya bisa rasa gurih atau manis dikenal dengan nama polskie nalesniki. Bagi Anda yang suka rasa manis, polskie nalesniki dapat diisi dengan potongan atau selai buah-buahan. Namun makanan ini juga bisa diisi dengan jamur, daging, dan keju jika Anda menyukai rasa gurih.

  • Schnitzel

Schnitzel sendiri adalah irisan daging goreng yang seluruh permukaannya diselimuti tepung dan sebelumnya telah diberi bumbu. Agar memberikan rasa segar saat disantap, makanan ini biasanya disajikan dengan potongan lemon.

Daging yang digunakan untuk membuat schnitzel sangat beragam, mulai dari daging sapi, ayam hingga babi yang bisa disesuaikan dengan selera penikmatnya.

  • Kibbeling

Kibbeling sendiri disajikan dengan beberapa irisan bawang putih, saus tartar serta mayones yang bisa melengkapi kelezatan makanan ini. Makanan ini sendiri merupakan potongan ikan segar yang digoreng kering tanpa duri serta dibalut dengan adonan tepung. Makanan ini juga dikenal sebagai salah satu street food.

  • Scampi buzara

Makanan yang satu ini cocok bagi Anda yang menyukai udang goreng atau udang saus padang. Udang yang ditumis bersama bumbu, tepung roti, wine, dan pasta tomat adalah makanan scampi buzara. Namun bagi kamu yang tidak menyukai wine, kamu bisa menggantinya dengan verjus.

  • Tarteletter

Kue tart yang isinya berupa adonan asparagus putih, potongan dadu dan kaldu daging ayam serta dikenal sebagai kudapan pendamping teh dikenal sebagai tarteletter. Untuk topping-nya sendiri makanan ini disajikan dengan irisan peterseli dan rasanya renyah dan gurih.

  • Kure na paprice

Negara-negara di Eropa dikenal sebagai negara yang jarang mengonsumsi nasi, sehingga cukup berbeda dengan masyarakat di Indonesia. Namun ternyata ada olahan bernama kure na paprice yang bisa dijadikan sebagai pendamping atau lauk nasi putih yang hangat.

  • Papanasi

Selanjutnya papanasi yang bisa disantap saat suasana santai Anda bersama keluarga. Makanan ini bisa dibilang semacam donat atau roti goreng yang dibalut dengan selai serta krim atau yang sejenisnya.

Hampir mirip dengan masakan khas Jepang yaitu kare raisu, makanan ini juga terbuat dari daging ayam dan saus kari. Perbedaannya terletak pada sausnya yaitu makanan dari Eropa ini menggunakan saus yang terbuat dari krim, kaldu, tepung, lada, mentega, serta garam.

Menjadi Pengobat Rindu Makanan Indonesia

Itulah beberapa makanan ketika ziarah rohani di Eropa yang bisa Anda coba. Makanan-makanan tersebut tentunya bisa membantu Anda mengobati kerinduan dengan masakan khas Indonesia. Untuk melengkapi perjalanan ziarah Anda, Insight Tour siap menemani dan membantu Anda mengalami pengalaman ibadah rohani yang sangat berharga. Kunjungi insighttour.id segera untuk bisa menikmati berbagai fasilitas yang akan kami berikan.

Info lengkap :
http://insighttour.travelbiz.id/

Ask Insight Tour