gereja Eropa

Ini Dia 7 Gereja Eropa Tertua di Dunia, Kamu Wajib Tahu

Penasaran sebenarnya gereja Eropa mana yang paling tua usianya dibandingkan lainnya. Ini adalah sebuah pertanyaan yang cukup unik dan kemungkinan jawabannya juga relatif dari sudut pandang konstruksi.

Ada beberapa gereja yang memang didirikan sejak abad 3 misalnya namun kemudian ditinggalkan. Apabila kita melihat yang masih berdiri sekarang rata-rata berasal dari abad ke sepuluh atau lebih.

Oleh karena itu pada pembahasan ini mari kita samakan persepsi lebih dulu baik gerejanya masih fungsional atau tidak. Dengan begitu kita bisa menemukan list mana gereja Eropa paling tua bangunannya.

Namun tetap salah satu syaratnya adalah masih berdiri meskipun sudah mengalami beberapa renovasi. Ini akan lebih adil dijadikan sebagai penilaian agar nantinya list kami menjadi lebih rapi.

Isinya juga bukan bangunan mainstream yang hanya copy paste dari artikel lainnya tanpa pengubahan. Bagaimana mau mendapatkan ilmu jika ternyata semua artikel referensinya hanya sekedar rewrite belaka.

Baca juga : Paket Tour ke Eropa 2022 Termurah Rekomendasi

7 Gereja Eropa Tertua yang Sampai Sekarang Masih Berdiri

Langsung saja sudah kami siapkan beberapa list paling akurat terkait dimana sebenarnya ini berada. Jadi perhatikan beberapa list berikut sehingga kamu dapat menjadikannya referensi paling akurat.

1. Hagia Sophia

Apabila kamu menganggap Turki adalah bagian Eropa maka Hagia Sophia adalah salah satu yang paling tua berdiri. Didirikan sekitar tahun 532 masehi dan sampai sekarang masih berdiri utuh seperti dulu.

Memang dari segi fungsional sudah tidak digunakan lagi namun setidaknya disini pernah menjadi sebuah katedral. Para era kekuasaan Turki Utsmani Hagia Sophia beralih fungsi menjadi perpustakaan.

Setelah menjadi perpustakaan tidak berselang lama gereja Eropa ini beralih fungsi lagi jadi masjid. Penggunaannya sebagai masjid juga masih berjalan sampai abad ke 20 dan baru dihentikan fungsinya tahun 1923.

Ketika Kemal Pasha berkuasa penggunaan gereja Eropa Hagia Sophia sebagai sebuah tempat peribadatan dihentikan. Hal tersebut untuk menghindari konflik perebutan kekuasaan antara penduduk Islam dan Kristen.

Sehingga fungsinya dijadikan sebagai sebuah museum tempat menyimpan berbagai macam artefak kuno. Kita bisa mencari manuscript baik itu dari peradaban Islam atau Kristen disini secara bebas.

Sekarang banyak orang mengunjungi mantan gereja Eropa ini sebagai destinasi perjalanan rohani. Jadi orang yang datang kesana hanya ingin melihat kembali seperti apa jejak peradaban agama mereka.

Baik itu Islam atau Kristen keduanya tidak lagi berbenturan kepentingan karena berebut kekuasaan bangunan ini. Sampai sekarang konstruksinya masih berdiri kokoh dan perawatannya juga rutin.

Sehingga siapa saja bebas mengunjunginya sebagai sebuah destinasi umum tanpa ada kepentingan tertentu. Kebijakan dari Mustafa Kemal memang cukup kontroversial namun terbukti sukses.

Sekarang gereja Eropa ini menjadi salah satu destinasi favorit para turis untuk mengunjunginya. Tidak hanya dari agama Islam saja namun pengikut ajaran Yesus juga mengunjunginya sebagai rangkaian perjalanan religi.

Apalagi ditambah dengan kebebasan visa para pengunjung dalam negeri ketika datang ke Turki. Sehingga setiap tahun ada banyak orang mendatanginya sebagai salah satu cara melihat kembali seperti apa masa lalu dan sejarah.

2. Etchmiadzin Cathedral

Ini juga masuk list gereja Eropa tertua yang sampai sekarang masih berdiri sangat kokoh. Katedral di Armenia dibangun pada tahun 483 masehi dan sampai sekarang masih berfungsi sebagai tempat peribadatan.

Jika kita mau melihat lebih dalam pada tahun 301 masehi sebenarnya tepat ditempat bangunan berada juga ada gerejanya. Namun dirobohkan dan diganti dengan konstruksi yang kita lihat sampai sekarang.

Jadi secara umum ketika beradu tua Etchmiadzin Cathedral ini sebenarnya cukup tua karena sejak abad ke 3. Namun itu sudah dirobohkan jadi tidak sesuai lagi dengan kriteria dari list kami siapkan.

Sekarang Etchmiadzin Cathedral menjadi salah satu cagar budaya UNESCO yang ada di Armenia. Masyarakat juga masih rutin menggunakannya sebagai tempat peribadatan tanpa ada gangguan.

Salah satu catatan unik dari gereja Eropa ini adalah luasnya jika kita hitung dari area total sebenarnya paling luas. Karena dibangun di sebuah dataran tinggi dan seluruhnya merupakan kekuasaan gerejanya.

Luasan tersebut belum lagi ketika hitung regional sub distrik yang dinaungi olehnya selama ini. Sehingga luasannya bisa dikatakan cukup besar bagi sebuah bangunan dengan dimensi tidak terlalu lebar.

Bahkan ketika kita menghitung luasan darahnya tersebut jauh lebih hebat dari santo Petrus Basilika. Namun hitungan luas tidak dilakukan seperti itu jadi Etchmiadzin Cathedral bukan jawaban dari gereja apa terbesar di dunia?

Berbagai macam manuskrip juga disimpan di sana dalam ruangan khusus agar tetap terjaga. Meskipun beberapa kali di jarah pada abad keempat dan lima namun masih tetap bertahan sampai sekarang.

Oleh karena itu Etchmiadzin Cathedral perlu kita perhitungkan sebagai salah satu lokasi terbaik. Usia memang kuno dari abad 4 dan area cakupannya sendiri tidak bisa dianggap sebelah mata.

Jadi gereja Eropa ini memang pantas masuk list karena menjadi salah satu yang masih berdiri. Jika ingin mengunjunginya tentu kamu dapat langsung terbang ke Armenia untuk melihat bahkan mengikuti misa disana.

3. Basilica San Lorenzo Milan

Basilika ini didirikan pada tahun 364 dan menjadi salah satu paling tua dan masih beroperasional sampai sekarang. Meskipun begitu bentuknya jelas sudah tidak sama lagi dengan aslinya.

Hanya beberapa saja bagian konstruksi masih asli, lainnya sudah mengalami renovasi demi menjaga keamanan pengguna. Sebagai tempat ibadah tentu tidak boleh egois mempertahankan keaslian bangunannya.

Penting juga melihat bagaimana konstruksi gereja Eropa ketika digunakan sebagai tempat peribadatan. Tentu tidak lucu ketika digunakan roboh atapnya karena pengelola ingin mempertahankan keaslian.

Sebagai sebuah bangunan sirkular terbesar Basilika san Lorenzo ini tentu saja menjadi inspirasi banyak konstruksi. Bahkan Hagia Sophia sendiri mengambil inspirasi bangunan sirkular seperti Basilika san Lorenzo.

Dari segi ukuran efektif penggunaan dan daya tampung sayangnya belum bisa kita katakan ini paling besar. Jadi pertanyaan dimana gereja terbesar di dunia? Jelas bukan Milan dan juga Armenia.

Pada awal konstruksinya bangunan sebenarnya tidak akan dibangun sebagai sebuah tempat peribadatan. Namun akan dijadikan sebagai perpustakaan sehingga penelitian terkait sains dapat lebih optimal.

Namun keputusan tersebut hanya berjalan beberapa tahun saja ketika ternyata jumlah buku dan besar bangunan berbeda jauh. Jadi perpustakaannya akhirnya dipindahkan ke sektor lain sedangkan Basilika san Lorenzo jadi tempat ibadah.

Banyak juga kejadian bersejarah terjadi di lokasi tersebut seperti penandatanganan perjanjian damai Napoli. Lokasi tersebut juga digunakan untuk menyembunyikan harta bersejarah kristus saat kekacauan dengan Napoli.

Jadi ada banyak fakta sejarah yang bisa kita temui ketika berkunjung ke Basilica San Lorenzo. Wajar jika Banyak pilgrim mengunjunginya untuk melihat seperti apa sebenarnya saksi bisu sejarah dunia ini.

Meskipun statusnya sudah menjadi gereja Eropa namun pemerintahan tetap menggunakannya untuk kebutuhan tertentu. Seperti pertemuan penting, rapat, sampai pengambilan keputusan keamanan wilayah.

Memang dengan ukuran yang sangat besar ini dapat digunakan untuk menampung banyak orang. Jadi tidak masalah juga jika dulu sempat dijadikan sebagai gedung multifungsi oleh pemerintahan setempat.

4. Cathedral of Trier

Cathedral ini letaknya ada di kota Trier, Jerman dibangun pada tahun 340 masehi khusus sebagai tempat ibadah. Peradaban gothic memang sedikit berbeda dan tidak suka menggunakan gedung secara multifungsi.

Jika mereka ingin membangun sebuah tempat ibadah tentu tidak digunakan untuk keperluan lainnya. Memang beda negara berbeda juga kebijakan diambil oleh para penguasanya waktu itu.

Cathedral of Trier menjadi gereja Eropa tertua dan masih fungsional sampai sekarang. Namun sayangnya akses untuk umum sudah dibatasi sejak tahun 2012 dengan alasan menjaga kondisi bangunannya.

Memang gedungnya sudah butuh renovasi dan rencana sejak tahun 2008 belum juga terlaksana sampai detik ini. Jadi masih fungsional namun bukan menjadi spot turis seperti beberapa rekomendasi sebelumnya.

Ada salah satu artefak kuno yang mungkin memang menarik banyak perhatian orang. Seamless Robe of Jesus merupakan jubah yang dikenakan sesaat sebelum proses penyalibannya dilakukan.

Artifak dulunya dipamerkan dalam sebuah kotak kaca dan dapat disaksikan oleh para pengunjung. Namun karena gereja Eropa ini menerapkan aturan baru jadi khalayak umum seperti turis tidak lagi bisa menyaksikannya.

Dari segi dimensi sendiri tidak terlalu besar sebenarnya dan bahkan banyak di Indonesia lebih megah darinya. Sebagai sebuah cathedral memang ini tergolong cukup mini dibandingkan dengan lainnya.

Memang ingin datang kesana hanya terdapat beberapa jadwal khusus pembukaan dan pengunjungnya juga terbatas. Tidak ada yang tahu apa alasan pembatasan secara spesifik ini mungkin alasan renovasi krusial.

Jadi gereja Eropa tersebut masih mampu bertahan selama beberapa tahun kedepan. Tentu saja kita tidak bisa menyangkal bahwa bangunan setua itu jelas butuh perawatan agar tetap aman apabila masih difungsikan.

5. Basilica Santo Peter

Ini tentu saja sudah banyak dikenali oleh masyarakat sebagai pemegang dimensi terbesar di dunia. Basilica Santo Peter berada di vatikan dan dibangun sejak tahun 326 baru selesai sekitar 360.

Gereja Eropa ini menjadi salah satu destinasi wajib perjalanan rohani para penganut ajaran Yesus. Karena sangat luas jutaan orang dapat berkumpul dalam lapangan merah untuk mengikuti ritual peribadatan.

Sampai sekarang jelas Basilika Santo Peter masih digunakan untuk berbagai kepentingan. Mulai peribadatan sampai agenda teologis dari Paus agar dapat diterima oleh semua pengikut ajaran Yesus.

Basilica Santo Peter sendiri sempat digunakan untuk beberapa fungsi khas orang Italia. Mulai dari markas komando perang, tempat rapat, pertemuan politik, sampai perjamuan khusus sampai sekitar tahun 380.

Setelah itu fungsinya tetap menjadi sebuah tempat peribadatan karena pemerintah setempat sudah berhasil menyelesaikan bangunannya. Memang pada abad ke 3 ada banyak konstruksi megah didirikan oleh bangsa ini.

Sehingga wajar saja beberapa urusan penting sampai tidak menemukan tempat khusus. Gereja Eropa sangat terkenal dan banyak dijadikan rujukan para wisatawan baik keperluan religi atau sekedar refreshing.

Pemandangan di sekitar Vatikan juga tidak kalah cantik sehingga mendukung aktivitas liburan. Sebagai catatan tambahan gereja katedral itu apa? Karena banyak orang awam terutama dari agama lain tidak tahu.

Pada dasarnya cathedral adalah sebuah gereja yang memiliki kepengurusan seperti keuskupan. Jika kita artikan secara harfiah katedral sebenarnya memiliki arti sebuah kursi atau singgasana.

Tentu sekarang sudah tidak bingung lagi karena mengetahui perbedaan antara gereja dan katedral. Sebenarnya dari konstruksi sama saja, hanya jabatan pengurus di dalamnya memang ada perbedaan.

6. Church of Nativity

Church of Nativity adalah salah satu gereja yang dibangun paling tua yaitu tahun 325 di Betlehem Israel. Pembangunannya sendiri dilakukan atas saran Helena ibu dari kaisar Konstantinus yang berkuasa pada waktu itu.

Ketika dibangun akhirnya semua orang bisa tahu dimana titik Yesus dilahirkan ke dunia. Sampai sekarang lokasi ini masih berdiri tegak meskipun sudah tidak difungsikan lagi sebagai tempat peribadatan.

Sebagai gereja Eropa paling tua jelas saja karena ada di abad ke tiga dimana era ini banyak sebenarnya lainnya. Namun rata-rata hancur karena peperangan, perompakan, sampai sengaja dihancurkan untuk membangun gedung lain.

Sekarang Church of Nativity digunakan sebagai salah satu destinasi wisata rohani penganut ajaran Yesus. Jadi setiap tahun ada banyak orang mengunjunginya sebagai simbol penghormatan pada sang mesias.

Jika ingin datang kesana di Indonesia sudah ada perusahaan yang menyediakan layanan optimal. Salah satunya adalah Insight Tour yang dapat kamu gunakan untuk melakukan perjalanan rohani ke benua biru.

Kembali lagi ke materi, Church of Nativity sebagai catatan bentuknya sudah tidak original lagi. Konflik di tanah ini memang cukup kompleks sehingga bisa mengganggu berdirinya salah satu pertanda paling penting di dunia.

Gereja Eropa ini juga menjadi sebuah perebutan dari pihak Islam dan Kristen. Sepertinya keduanya tidak ada yang mengalah padahal Yesus sama-sama nabi dari kedua agama ini mengapa tidak berdamai saja.

Konflik antar agama ini baru mereda pada saat Betlehem jatuh ke tangan Israel sehingga pengamanannya semakin ketat. Ini jauh lebih baik sehingga semua orang yang ingin kesana tidak merasa dibatasi.

7. Mar Sarkas

Tahukah kamu bahwa Mar Sarkas dibangun sebelum tahun 325 masehi yang otomatis itu adalah catatan terakhir. Para arkeolog dan juga peneliti mengungkapkan bahwa pada tahun tersebut Mar Sarkas sudah berdiri.

Sehingga bisa saja kita simpulkan bahwa Mar Sarkas bisa saja berasal dari sebelum tahun 300 masehi. Dari catatan batuan sendiri juga mendukung bahwa ini berasal sebelum tahun 300 masehi.

Namun sayangnya catatan batuan tersebut tidak bisa digunakan sebagai petunjuk apakah memang dibangun pada masa tersebut. Sehingga gereja Eropa ini masuk pada urutan kedua paling tua.

Uniknya sampai sekarang Mar Sarkas masih berfungsi sebagaimana mestinya tempat peribadatan. Namun perlu diketahui bahwa Mar Sarkas sekarang sudah sedikit berbeda dari bangunan aslinya.

Berbagai pemugaran sudah pernah dilakukan dengan tujuan keamanan karena memang masih tetap fungsional. Gereja yang berlokasi di Malula, Syria ini memang menjadi tempat peribadatan pengikut ajaran Yesus secara rutin.

Apa jadinya jika sebuah bangunan dari abad keempat awal tidak kita rawat baik-baik. Apalagi para pengunjung juga banyak datang untuk melihat seperti apa bangunannya yang sudah berdiri sejak abad empat awal.

Sebagai gereja Eropa paling tua tentu saja kita perlu mengapresiasi dan ikut menjaganya baik-baik. Jangan lakukan vandalism ketika berkunjung kesana karena kemungkinan usia batunya jauh lebih tua daripada kamu.

Dengan berbagai informasi tadi tentu kamu menjadi lebih tertarik untuk langsung mengunjunginya sendiri. Jika ingin melakukan perjalanan rohani gunakan saja Insight Travel karena sudah terbukti.

Berbagai pengalaman dalam mengadakan tour bersama klien sudah sering dilakukan. Tentu saja kepuasan klien adalah prioritas kami sehingga banyak orang memutuskan untuk menggunakannya lagi.

Kami adalah sebuah perusahaan penyedia perjalanan internasional terpercaya dan profesional. Apabila tertarik untuk menggunakan layanan silahkan langsung kunjungi saja situs resminya di insighttour.id atau hubungi nomor whatsapp WA kami.

Jadi tidak perlu bingung lagi harus menentukan mana paling tua atau terbesar. Semuanya sudah kami bahas disini atau jika ingin mengunjungi gereja Eropa secara langsung pakai saja layanan dari Insight Tour.

Untuk info lebih lengkapnya Anda bisa mengunjungi website insighttour.id atau menghubungi kontak WA dibawah ini

Baca juga: 3 Rekomendasi Tempat Ziarah Katolik Eropa yang Berkesan

Ask Insight Tour