China Town Kuala Lumpur merupakan salah satu destinasi yang kerap dijadikan opsi kunjungan wisata karena selain menarik juga tidak perlu membayar tiket masuk seharga tertentu. Sebab, area ini merupakan tempat yang menyediakan spot belanja.
Pengunjung hanya perlu menyiapkan uang untuk biaya parkir bila membawa kendaraan dan belanja sesuai dengan kebutuhan. Mengenai tarif parkir berbeda-beda, tergantung jenis kendaraan dipakai.
Destinasi satu ini ada di pusat kota Kuala Lumpur, sehingga akses menuju lokasinya sangat strategis. Ada banyak hal bisa dilakukan saat mengunjungi Chinatown Malaysia. Beberapa di antaranya akan dibahas pada uraian berikut.
7 Hal yang Bisa Kamu Coba Lakukan Saat Mengunjungi China Town Kuala Lumpur

Bagi seseorang yang sudah kerap mengunjungi China Town, tentu sudah paham betul apa tujuannya. Sedangkan bagi pengunjung pemula seringkali masih bingung akan melakukan hal apa saja saat mengunjungi China Town. Inilah 7 hal yang bisa kamu coba lakukan:
1. Mengunjungi Kuil
Hal pertama yang bisa dilakukan yaitu mengunjungi kuil untuk menyaksikan keindahannya sekaligus mengetahui sejarah budaya di baliknya. Inilah dua kuil di China Town Kuala Lumpur yang menarik untuk dikunjungi:
- Sri Mahamariamman
Kuil Sri Mahamariamman identik dengan gapura yang memiliki ketinggian 7 meter. Bangunan ini termasuk kuno karena sudah berdiri sejak tahun 1920 silam.
Gapura ini disertai dengan ornamen berupa patung dewa dewi umat Hindu. Jadi, semakin menambah kesan sakral. Menariknya, setiap ornamen dewa dewi yang ada dihiasi batu mulia, permata serta emas.
Pahatannya bisa dikatakan paling rumit di Malaysia. Di bagian dalam kuilnya, kamu dapat menemukan kereta perak yang biasa dipakai untuk membawa patung dewa keliling kota saat ada prosesi agama tertentu.
- Chan See Shu Yuen
Kuil tertua lainnya di China Town Kuala Lumpur yang juga tidak kalah menarik yaitu Chan See Shu Yuen. Lokasi kuil Buddha ini ada di bagian ujung Petaling Street.
Ketika mengunjungi tempat ini, kamu akan menemukan kisah kuno serta mitologi China. Bangunannya didominasi oleh warna kuning dan merah, disertai ukiran serta lukisan dinding yang mengandung nilai sejarah.
Kedua jenis warna ini memberikan kesan bahwa pengunjung ketika di China Town Kuala Lumpur seperti sedang berada di Tiongkok. Di bagian atap halamannya akan kamu temukan sekumpulan lampion merah tampak eksotis.
2. Kuliner
Tidak lengkap rasanya bila mengunjungi destinasi satu ini tapi tidak melakukan wisata kuliner alias berburu makanan. Terdapat beragam kuliner khas Malaysia bisa kamu coba di tempat ini, seperti ayam percik, nasi ayam hainan, kway teow dan lainnya.
Tentunya setiap menu kuliner yang ada mempunyai cita rasa uniknya masing-masing. Pengunjung destinasi China Town Kuala Lumpur bisa memilih menikmati makanan di restoran atau kedai pinggir jalan.
Seluruh jajanan atau makanan menarik perhatian bisa dicoba. Tapi, tidak semua makanan yang ada di sana halal. Ada juga beberapa makanan mengandung pork alias daging babi, sehingga bagi umat muslim perlu memastikannya terlebih dahulu sebelum membeli.
3. Belanja
Rasanya kurang afdal saat jalan-jalan ke Kuala Lumpur tapi tidak berbelanja oleh-oleh khas. Selain Central Market, Chinatown merupakan tempat yang juga terbaik untuk berbelanja oleh-oleh di Malaysia.
Pengunjung bisa menemukan berbagai jenis oleh-oleh, mulai dari aksesoris, souvenir, pakaian, tas, sepatu, kaca mata, mainan dan masih banyak lagi lainnya. Ada waktu paling baik belanja di China Town, yaitu pada sore hingga malam hari.
Di mana pada momen tersebut, seluruh pedagang sudah membuka lapaknya. Selain itu, hiasan serta lampunya sudah mulai dinyalakan. Mengenai harga, para penjual di China Town Kuala Lumpur memberikan harga relatif terjangkau.
Bahkan pengunjung juga bisa mencoba melakukan tawar-menawar harga. Sebab, biasanya pedagang sengaja menaikkan harga produknya sebesar 15 hingga 35 persen kepada turis asing. Bila tidak menawar, berpotensi memperoleh produk harga mahal.
4. Berfoto
Aktivitas tidak kalah menarik dilakukan saat mengunjungi destinasi satu ini yaitu berfoto. Terdapat banyak spot foto menarik yang bisa dijadikan opsi, salah satunya kuil sebagaimana sudah disebutkan sebelumnya.
Apalagi pada malam hari, lampion merah di tempat ini menyala, sehingga menambah daya tarik untuk dijadikan spot foto. Sayang dilewatkan bila tidak mengabadikan momen saat mengunjungi China Town.
5. Menginap
Ketika mengunjungi China Town Kuala Lumpur, pengunjung juga bisa sekalian menginap di area sekitarnya. Aksesnya dekat dan memiliki harga terjangkau. Ada hotel Sasana, Leo Leisure dan lain-lain yang dapat dijadikan pilihan sebagai tempat menginap.
Karena dekat dengan China Town, tentunya lokasi penginapan tidak jauh dengan restoran atau kafe. Tentunya sangat menarik bila bisa menikmati keindahan spot destinasi ini, sekaligus wisata kuliner dan menginap.
Lokasi strategis memungkinkan kamu bisa melakukan banyak hal. Biasanya opsi menginap dilakukan oleh pengunjung yang domisilinya jauh dari tempat ini. Terutama bagi pengunjung yang asalnya dari negara lain.
6. Menikmati Keindahan Kota
Tempat wisata di Kuala Lumpur memiliki pemandangan kota yang indah dan sayang bila tidak dinikmati. Apalagi konsep tempatnya dibuat sedemikian rupa yang terlihat unik dan berbeda dari wisata lain.
Jadi, bukan hanya sekadar memiliki banyak penjual dan tempat berbelanja. Kalaupun datang ke tempat ini hanya untuk tujuan berjalan-jalan dan menikmati keindahan kota dengan lalu lalang para pengunjung lain juga tidak ada salahnya.
Karena ketika mengunjungi China Town Kuala Lumpur tidak harus membayar tiket masuk, akan lebih menghemat pengeluaran. Ditambah lagi tidak menggunakan kendaraan saat mengakses tempat ini, akan semakin menghemat budget.
7. Beristirahat
Hal yang bisa kamu lakukan saat mengunjungi tempat ini terakhir yaitu beristirahat. Biasanya setelah berkeliling sekadar melihat keindahan kota, penjual dan barang dagangannya, berbelanja atau berburu kuliner akan terasa lelah.
Tidak perlu khawatir ketika merasakan lelah, para pengunjung bisa memanfaatkan kursi yang sudah disediakan sebagai tempat beristirahat. Bila ingin beristirahat sekaligus berburu kuliner juga bisa.
Terdapat banyak tempat makan yang telah dilengkapi dengan fasilitas meja serta kursi. Hal ini akan memberikan kenyamanan kepada para pengunjung yang ingin istirahat sekaligus mengonsumsi makanan.
Saat berkunjung China Town Kuala Lumpur, pastikan kamu memahami jam operasionalnya. Opening hours China Town dimulai dari pukul 9 pagi hingga 10 malam waktu setempat. Jangan heran bila di luar waktu tersebut kedai yang ada masih tutup.
Terkait hari buka dari Senin sampai Minggu. Meskipun bukanya setiap hari, waktu paling tepat berkunjung ke tempat satu ini yaitu saat weekday. Sebab, saat weekend serta musim cuti, tempat ini memiliki banyak pengunjung.
Tidak masalah datang saat weekend bila kamu menyukai situasi ramai dan padat pengunjung. Jangan lupa juga untuk membawa uang dalam bentuk cash bila tertarik berbelanja atau melakukan wisata kuliner.
Apakah kamu tertarik mengunjungi destinasi satu ini tapi bingung memilih travel terpercaya? Gunakan saja saja travel Insight Tour. Segera konsultasikan terkait rencana kunjungan ke China Town Kuala Lumpur kamu.
Untuk info lebih lengkapnya Anda bisa mengunjungi website insighttour.id atau menghubungi kontak WA dibawah ini

Baca juga : Makanan Khas Malaysia Patut Dicoba, Dijamin Enak!



