Aliran dalam Gereja Kristen sampai saat ini setidaknya sudah berjumlah 10. Aliran-aliran ini tentu punya cara pengajaran dan beribadah yang berbeda-beda walaupun hanya perbedaan kecil. Namun, dengan perbedaan ini tidak membuat Gereja-Gereja Kristen di Indonesia mengurangi persatuannya.
Bahkan gereja-gereja ini bersatu dalam organisasi dan sinode gereja yang tersebar di seluruh dunia khususnya di Indonesia. Jika dijumlahkan maka setidaknya ada 900 juta jiwa yang terhubung membentuk sebuah organisasi gereja. Data tersebut diambil dari berbagai sumber dan merupakan sebuah perkiraan bukan angka mutlak.
Agama Kristen adalah salah satu dari keenam agama yang diakui di Indonesia. Agama Kristen sendiri terdiri dari Protestan maupun Katolik. Kedua agama Kristen ini dulunya adalah agama yang sama, namun karena satu dan lain hal terdapat sedikit perbedaan pendapat akhirnya memilih untuk memisahkan diri.
Perbedaan pendapat ini dimulai dari sekelompok orang yang protes dengan sesuatu. Itulah yang menyebabkan munculnya sebutan agama Kristen Protestan. Dan aliran-aliran dalam agama Kristen Protestan ini sangat banyak. Namun setidaknya ada dua aliran dalam gereja Kristen dengan anggota jiwa terbanyak di dunia bahkan di Indonesia saat ini.
Aliran dalam Gereja Kristen, Calvinist Menjadi yang Terbesar
Aliran gereja yang pertama akan dibahas kali ini adalah aliran Calvinist. Aliran ini disebut sebagai jumlah anggota jiwa terbanyak. Jumlah anggota jiwa yang mengikuti aliran Calvinist adalah sekitar 100 juta jiwa. Sekali lagi data ini hanya berupa perkiraan bukan angka mutlak dan juga ini adalah jumlah untuk seluruh dunia.
Meski begitu, aliran Calvinist di Indonesia memiliki jumlah anggota yang cukup besar. Aliran Calvinist juga dikenal dengan sebutan aliran reformed. Munculnya aliran ini karena berdasarkan pada aliran seorang reformator gereja terbesar di negara Perancis yaitu John Calvin. Aliran dalam gereja Kristen ini memiliki perbedaan dengan gereja Lutheran.
Perbedaan yang tampak adalah pada organisasi gereja, bentuk ibadah gereja, bahkan kehadiran Kristus dalam perjamuan kudus. Marthin Luther mempengaruhi John Calvin untuk melakukan reformasi lebih jauh dalam berbagai hal seperti doktrin, liturgi dan juga organisasi dalam gereja.
Di Indonesia sendiri banyak gereja yang masuk dalam aliran dalam gereja Kristen Protestan ini. Ini terjadi akibat lamanya masa penjajahan Belanda di Indonesia, yang notabenenya Belanda membawa aliran Calvinist ini sendiri. Negara seperti Inggris dan Skotlandia adalah negara berpengaruh dari gereja dengan aliran Calvinist.
Setidaknya Ada Berjuta Jiwa pada Gereja Aliran Lutheran
Meski anggota dari gereja Lutheran lebih kecil dibanding dengan Calvinist, akan tetapi gereja dengan aliran Lutheran lebih dulu ada dan lebih dikenal. Gereja dengan aliran Lutheran dibawa oleh Marthin Luther sebagai seorang reformator pertama. Marthin Luther lah yang melakukan protes terhadap gereja Katolik.
Marthin Luther melakukan penolakan keselamatan merupakan hasil dari perbuatan atau amal baik perbuatan manusia. Ia juga melakukan penolakan terhadap beberapa sakramen yang dilakukan oleh gereja Katolik selain sakramen Baptisan Air dan Perjamuan Kudus. Tindakan dari Marthin Luther ini membuat banyak orang mengikuti ajarannya.
Gereja dengan aliran Lutheran ini di Indonesia cukup terkenal dan dapat dilihat pada gereja-gereja yang berasal dari misi negara Jerman dan dipengaruhi oleh Lutheran. Oleh karena itu, kita bisa melihat gereja-gereja ini di Indonesia, khususnya di Pulau Sumatera Utara. Selain itu di luar negeri kita bisa melihat banyak gereja aliran Lutheran di Amerika.
Adapun jumlah anggota yang berada di bawah naungan gereja dengan aliran ini berkisar 80 juta jiwa. Dua aliran dalam gereja Kristen ini tentu memiliki kelebihan masing-masing sesuai dengan kebutuhan anda.
Baca juga : Alasan orang Kristen harus beribadah



