Pos

hands people woman girl

Renungan Kristen September 2020

Renungan Kristen September 2020 ini disadur dari Renungan Air Hidup September 2020. Harapannya anda dapat membaca dan memahami renungan ini sebagai awal kontemplasi kehidupan sehari-hari. Silakan menikmati.

Renungan 1

Baca:  Yeremia 17:1-18

“Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!”  Yeremia 17:7

Tak bisa dipungkiri, goncangan di segala bidang sedang melanda kehidupan manusia di dunia.  Hal ini menyebabkan banyak orang menjadi takut, iman terguncang, dan mulai kehilangan pengharapan.  Orang Kristen pun yang awalnya begitu semangat melayani Tuhan dan memulai segala sesuatu dengan roh lambat laun semangatnya mengendur, bahkan bisa jadi mereka tidak lagi hidup dalam roh, tapi hidup dalam daging  (Galatia 3:3).

Firman Tuhan menegaskan sekalipun dunia bergoncang, setiap kita yang hidup di dalam Kristus  “…menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan,”  (Ibrani 12:28).  Tuhan Yesus telah menerima segala kuasa di bumi dan di sorga, karena itu tidak ada yang tak mungkin bagi-Nya.  Tak perlu takut menghadapi goncangan sebab Tuhan yang menopang dan melindungi kita;  penyertaan Tuhan atas orang percaya takkan pernah berakhir  (sampai kesudahan zaman).  Sekalipun keadaan dunia serba tidak menentu, bagi orang yang hidup mengandalkan Tuhan ada pengharapan yang pasti:  “Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN! Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.”  (Yeremia 17:7-8).

Orang yang hidup mengandalkan Tuhan pasti dibuat  ‘berbeda’  oleh Tuhan, sehingga tak perlu takut pada musim-musim kering.  Hidup mengandalkan Tuhan berarti tidak lagi hidup mengandalkan diri sendiri  (kekuatan, kepintaran, kekayaan, kedudukan).  Pemazmur mengingatkan kita ini adalah debu  (Mazmur 103:14)!  Segala hal yang melekat pada kita takkan mampu menolong kita dari goncangan dunia, sebab semuanya serba terbatas, termasuk umur kita juga ada batasnya.  Begitu pula semua yang ada di dunia ini bersifat fana, pada akhirnya akan berakhir.  Oleh karena itu tidak ada jalan lain selain kita harus seperti akar yang terus mendekat dan melekat pada sumber air.  Sumber air itu firman Tuhan, itu adalah Tuhan Yesus sendiri  (Yohanes 7:37-38, Yohanes 1:1).

Kunci untuk bertahan di tengah goncangan dunia adalah hidup mengandalkan Tuhan!

Renungan 2

Baca:  Yohanes 6:25-59

“Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal,…”  Yohanes 6:27

Tuhan rindu anak-anak-Nya turut ambil bagian dalam pekerjaan-Nya di muka bumi ini, bukan bermalas-malasan atau berpangku tangan saja.  Mengapa kita harus bekerja?  Karena  “Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga.”  (Yohanes 5:17), dan bila saat ini kita sudah dipercaya Tuhan untuk melayani Dia dan menjadi mitra kerja-Nya itu bukan karena kita mampu dan hebat, tapi karena kasih karunia Tuhan semata.

Kita bisa belajar dari rasul Paulus, yang menyadari jika ia dipercaya untuk melayani pekerjaan Tuhan itu bukan karena siapa dia, melainkan karena kasih karunia Tuhan yang menyertainya  (1 Korintus 15:10).  Kasih karunia adalah ketika kita menerima sesuatu dari Tuhan bukan karena kita ini layak mendapatkannya.  Karena beroleh kasih karunia dari Tuhan-lah rasul Paulus pun tidak bekerja secara asal-asalan, melainkan bekerja sedemikian rupa.  Tuhan mencari  ‘pekerja-pekerja’  seperti rasul Paulus yang bekerja ekstra dan penuh totalitas, bekerja bagi kerajaan-Nya tanpa menggerutu, tanpa keluh kesah, tanpa pemungutan.  Selagi kita masih bernafas mari kita bekerja bagi Tuhan, karena hidup ini adalah sebuah kesempatan:  “Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.”  (Yohanes 4:35),  “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit.”  (Matius 9:37).  Diperhadapkan dengan tantangan hidup yang berat tak menyurutkan semangat Paulus untuk memberitakan Injil, karena ia percaya bahwa Tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan  (Roma 8:28).  Kita bisa bekerja bukan karena kekuatan kita tapi karena kuasa Tuhan yang bekerja di dalam kita.  Setiap orang yang bekerja pasti mendapatkan upah, apalagi kita yang sudah berjerih lelah bekerja di ladang Tuhan, upah pasti disediakan-Nya.

Patut diperhatikan adalah motivasi hati kita dalam bekerja!  Jangan sampai motivasi kita salah saat bekerja di ladang Tuhan:  mencari keuntungan, mencari pujian dan penghormatan dari manusia.  Kita harus makin kecil dan Tuhan yang harus makin besar!  Dan apapun yang Tuhan percayakan kepada kita, kerjakan dengan sepenuh hati!  “Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya,…”  (2 Timotius 4:2).

Biarlah roh kita selalu menyala-nyala dalam melayani pekerjaan Tuhan!

Dalami Makna Misa Online bagi Iman Gereja Katolik

Renungan Harian Katolik: Jangan Menjadi Batu Sandungan

Renungan harian Katolik ini diambil dari 1Kor 8:1b-7.11-13 dan Bacaan Injil:Luk 6:27-38. Berikut ini adalah Renungan harian yang dapat kamu gunakan untuk mengisi hari-harimu dengan mengingat Tuhan Alah kita.

Bacaan I:1Kor 8:1b-7.11-13

Bila engkau melukai hati mereka yang lemah, engkau berdosa terhadap Kristus. Saudara-saudara,Pengetahuan menjadikan orang sombong, tetapi kasih itu membangun. Orang yang menyangka diri mempunyai pengetahuan sebenarnya belum mencapai pengetahuan yang harus dicapainya. Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah. Tentang makan daging persembahan berhala kita tahu bahwa tidak ada berhala di dunia ini, dan tidak ada Allah lain, selain Allah yang esa. Sebab sungguhpun ada apa yang disebut allah, baik di surga maupun di bumi dan memang benar ada banyak allah dan banyak tuhan yang demikian, namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, asal segala sesuatu. Bagi Dialah kita hidup. Dan bagi kita hanya ada satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus; segala sesuatu diciptakan dengan perantaraan-Nya dan kita hidup karena Dia. Tetapi tidak semua orang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang yang karena masih terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging persembahan berhala. Karena hati nurani mereka lemah, maka hati nuraninya ternoda.

Dengan demikian “pengetahuan” menyebabkan kebinasaan saudaramu yang masih lemah. Padahal Kristus juga wafat untuk dia. Maka engkau berdosa terhadap saudara-saudaramu, karena engkau melukai suara hati mereka yang masih lemah. Dan dengan demikian engkau sebenarnya berdosa terhadap Kristus sendiri. Oleh karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, untuk selama-lamanya aku takkan mau makan daging lagi, jangan sampai aku menjadi batu sandungan bagi saudaraku.

Bacaan Injil:Luk 6:27-38

Hendaknya kalian murah hati sebagaimana Bapamu murah hati adanya. Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Dengarkanlah perkataan-Ku ini: Kasihilah musuhmu. Berbuatlah baik kepada orang yang membenci kalian. Mintalah berkat bagi mereka yang mengutuk kalian. Berdoalah bagi orang yang mencaci kalian. Bila orang menampar pipimu yang satu, berikanlah pipimu yang lain. Bila orang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.

Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu, dan janganlah meminta kembali dari orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kalian kehendaki orang perbuat kepada kalian, demikian pula hendaknya kalian berbuat kepada mereka. Kalau kalian mengasihi orang-orang yang mengasihi kalian, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. Lagi pula kalau kalian memberikan pinjaman kepada orang dengan harapan akan memperoleh sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyaknya.

Tetapi kalian, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan berilah pinjaman tanpa mengharapkan balasan, maka ganjaranmu akan besar dan kalian akan menjadi anak Allah Yang Mahatinggi. Sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan orang-orang jahat. Hendaklah kalian murah hati sebagaimana Bapamu murah hati adanya. Janganlah menghakimi orang, maka kalian pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah menghukum orang, maka kalian pun tidak akan dihukum. Ampunilah, maka kalian pun akan diampuni. Berilah, dan kalian akan diberi. Suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan tumpah ke luar akan dicurahkan ke pangkuanmu. Sebab ukuran yang kalian pakai, akan diukurkan pula kepadamu.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan Harian Katolik

Jangan menjadi batu sandungan.

Jemaat menghadapi dilema, di satu pihak mereka tidak boleh makan makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala, sementara makanan yang ada di pasar umum adalah makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala (bdk. Kis. 15:20,29). Sementara di pihak lain, Paulus mengajarkan: tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri (Roma 14:14). Aturan mana yang harus mereka jalankan? Paulus menekankan bahwa hanya ada satu Allah. Kuasa-kuasa spiritual di balik berhala dan dewa adalah kuasa Iblis. Namun pandangan Paulus ini bertentangan dengan pemahaman yang sudah terlebih dahulu berkembang yang menganggap bahwa berhala itu benar-benar ada. Keyakinan terhadap berhala telah menodai kesucian hati nurani manusia. Dalam usaha meyakinkan jemaat Korintus, Paulus menyadari bahwa tidak semua jemaat yang dapat menerima pengajarannya karena pengetahuan dan pola pikir yang telah terbentuk untuk mengakui kekuasaan para berhala. Namun, kepada mereka yang mau mendengarkan pengajarannya, Paulus menekankan bahwa kunci untuk tetap percaya pada keesaaan Allah dan menyingkirkan keyakinan bahwa berhala- berhala itu berkuasa adalah tetap pada keyakinan bahwa hanya Yesus Kristus yang telah menjadikan segala sesuatu, dan yang memberi kita hidup (ayat 6). Mempertahankan keyakinan yang benar, tanpa memedulikan hati nurani orang lain yang lemah bukanlah sikap Kristiani yang terpuji, sebaliknya menjadi batu sandungan bagi mereka.

Doa Doa Katolik yang Wajib dihafalkan oleh Umat Katolik

Renungan Malam Kristen

Sebelum kita tidur, ada baiknya membaca beberapa ayat Alkitab sebagai bahan renungan harian bagi umat Kristiani. Hal ini dapat membuat kita merasakan kedamaian dan keteduhan hati tepat sebelum kita memulai istirahat malam hari. Tak hanya itu, mempraktikkan renungan malam tentu juga akan membuat pertahanan iman kita meningkat. Jadi, sangatlah penting untuk selalu melibatkan Roh Kudus pada saat malam hari dan merenungkan Firman dari Tuhan Yesus Kristus. Dengan demikian, umat Kristen akan merasa semakin dekat dengan Tuhan Allah. Sehingga tugas membawa terang dan menjadi garam dunia dapat kita laksanakan dengan sebaik mungkin. Ayat-ayat di bawah ini dapat menjadi inspirasi awal untuk melaksanakan Renungan Malam Kristen. Mari kita merenung bersama-sama dan menghadirkan rohani yang lebih kaya akan pujian kepada Tuhan Allah.

Ayat Renungan Malam Kristen Beserta Isi Renungannya

1. Mazmur 3:5 “Aku membaringkan diri, lalu tidur; aku bangun, sebab TUHAN menopang aku!”

Ayat ini mengisahkan tentang betapa besar kasih Allah pada manusia sehingga Allah selalu memberikan penyertaan-Nya. Oleh sebab itu patut untuk kita renungkan bahwa hukum kasih dalam Alkitab yang diterapkan Allah pada manusia ini tidak terbatas. Sehingga di saat kita tidur pun Allah tidak meluputkan pandangan-Nya dari umat manusia. Oleh sebab itu hendaknya kita mengucap syukur atas kasih dan karunia Allah yang satu ini. Karena dengan pertolongan Allah saja maka di dalam tidur pun kita akan tetap terlindungi. Dengan berserah kepada Allah maka tentunya setiap detik hidup kita ada di dalam genggamanNya.

2. Mazmur 4:8 “Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.”

Demikian pula halnya dengan ayat yang disebutkan di atas. Hal ini menandakan bahwa sebagai orang Kristen sebaiknya tidak perlu merasa cemas dan takut saat hendak tidur di malam hari. Karena Allah senantiasa memberikan penyertaanNya setiap waktu dan setiap saat. Bahkan di saat kita sedang tidur, Allah tetap berjaga untuk memastikan anak-anakNya tidur nyenyak dan tidak mengalami apapun tanpa seijin Dia. Inilah hal yang membuat kita harus mengucap syukur sepenuhnya kepada Allah. Karena penyertaan dan kasih Allah yang tidak putus-putus, sehingga kapanpun dan dimanapun selalu ada Allah yang memelihara kita dan menjauhkan kita dari bahaya.

3. Ayub 11:18 “Engkau akan merasa aman, sebab ada harapan, dan sesudah memeriksa kiri kanan, engkau akan pergi tidur dengan tenteram.”

Salah satu ayat renungan Alkitab sebelum tidur yaitu seperti yang tertulis pada ayat di atas. Dimana jelas tertulis bahwa dalam tidur pun manusia tetap memperoleh pengharapan dari Tuhan. Sehingga kita sebagai umat Kristen tidak perlu gelisah dan tetap percaya pada manfaat berdoa bagi orang Kristen. Karena hal inilah yang membawa kita percaya akan harapan yang Allah berikan. Sehingga di saat tidak ada kecemasan maka kita dapat tidur dengan tenang dan tidak merasa gelisah. Tidak perlu merasa khawatir lagi sebab ada pertolongan Allah bagi kita yang percaya kepadaNya.

4. 1 Tesalonika 5:9-10 “Karena Allah tidak menetapkan kita untuk ditimpa murka, tetapi untuk beroleh keselamatan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita, yang sudah mati untuk kita, supaya entah kita berjaga-jaga, entah kita tidur, kita hidup bersama-sama dengan Dia.”

Dalam ayat di atas memberikan kita pengertian yang sangat penting, yaitu di saat kita menyatakan kepercayaan kita kepada Allah, maka hidup kita sepenuhnya akan menjadi milik Allah. Oleh sebab itu kita harus memahami sepenuhnya bagaimana peranan Allah dalam hidup kita serta bagaimana kita menyikapi hal tersebut. Baiknya kita pahami bahwa melalui janji keselamatan dalam Alkitab yang diberikan Allah, maka kita telah beroleh penebusan dosa yang sangat mahal. Sehingga dalam apapun yang kita perbuat, maka Allah selalu ada untuk kita dan kita selalu bersama dengan Allah.

5. Mazmur 127:2 “Sia-sialah kamu bangun pagi-pagi dan duduk-duduk sampai jauh malam, dan makan roti yang diperoleh dengan susah payah–sebab Ia memberikannya kepada yang dicintai-Nya pada waktu tidur.”

Ayat di atas juga tidak kalah pentingnya untuk direnungkan sepenuhnya sesaat menjelang tidur. Karena dari ayat tersebut kita bisa mengucapkan syukur yang luar biasa dari cinta kasih Allah pada hidup orang yang percaya kepadaNya. Sepatutnya kita memahami bahwa hidup kita tidak ditentukan oleh seberapa besar kita berusaha saja, tetapi juga karena kasih karunia Allah. Karena berkat hanya datang dari Allah saja, sehingga yang menentukan baik buruknya hidup kita sepenuhnya tergantung kepada Allah. Demikianlah Renungan Malam Kristen yang bisa kita gunakan untuk mengawali istirahat malam kita.

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Renungan harian Kristen hari ini air hidup 2020 selalu dinanti oleh semua umat Kristen di Indonesia secara khusus. Pasalnya dalam renungan ini selalu memberikan renungan terbaru yang selalu update setiap hari. Renungan ini diambil dari kutipan ayat-ayat di Alkitab sesuai dengan tema harian yang ada.

Tema-tema tersebut diambil sebagai bahan renungan yang sesuai dengan kehidupan manusia zaman sekarang. Dalam renungan harian tersebut mengajarkan Anda untuk selalu ingat akan kasih Tuhan Yesus sendiri. Bagaimana pengorbanan Yesus di kayu salib, kasih-Nya yang besar utuk umat manusia, dan berkat-Nya yang tak pernah habis untuk anak-anaknya.

Renungan sebaiknya memang dibaca dan direnungkan setiap harinya supaya umat manusia menjadi pribadi yang baik, memancarkan kasih Allah di dunia, dan turut serta mewartakan kerajaan Allah di dunia sendiri.

Dalam setiap renungan harian Kristen selalu bersumber akan Kasih Allah. Diambil dari kutipan ayat di Alkitab dan ditafsirkan secara mendalam sehingga cocok bagi kehidupan zaman sekarang. Renungan juga dibuat dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga siapa saja bisa dengan mudah mencernanya.

Apa Itu Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Renungan Harian Air Hidup sendiri sebenarnya merupakan renungan yang dibuat secara khusus untuk umat Kristen di Indonesia. Renungan ini berisi bacaan-bacaan satu perikup Alkitab lengkap dengan kutipan dan penjelasannya.

Seperti namanya air hidup, renungan ini memang memiliki tujuan untuk menghidupkan rohani umat manusia. Pasalnya tidak hanya tubuh jasmani saja yang membutuhkan air, namun kehidupan rohani juga supaya roh tidak mati.

Anda dapat membaca renungan ini dalam buku cetak Renungan Harian Kristen Air Hidup yang dicetak setiap bulan, atau Anda dapat menunggu update renungan harian setiap hari melalui situs yang ada di Internet.

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020: 30 Juli 2020

Renungan Harian Air Hidup hari ini diambil dari 1 Korintus 4:6-21 dengan tema Kesombongan; Penyakit Rohani. Anda dapat membaca bacaan lengkapnya dengan membuka Alkitab secara langsung. Namun dalam renungan kali ini akan difokuskan pada 1 Korintus 4 6b yang berbunyi

 “…supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.” 

Dalam ayat ini Rasul Paulus sebagai sang penulis Kitab Korintus ingin menyampaikan pesan kepada umat Kristus yang ada di Kota Korintus bahwa janganlah ada kesombongan diantara umat manusia. Perlu Anda ketahui bahwa kesombongan pada dasarnya dilakukan tanpa manusia sadari.

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020
Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Kesombongan muncul karena seseorang merasa lebih baik, lebih hebat, lebih mampu, dan kelebihan-kelebihan lainnya yang tidak dimiliki orang lain. Hal ini wajar namun perlu disingkirkan dari diri umat manusia karena Allah tidak menyukai orang yang sombong.

Terlebih merasa sombong karena menjadi pelayan Allah di dunia. Sebagai pelayan banyak orang ternyata sombong ketika mendapati dirinya lebih soleh, lebih baik, sering melakukan pelayanan, dan memiliki talenta tersendiri. Kesombongan ini disebut juga dengan kesombongan rohani atau penyakit rohani.

Kesombongan semacam ini kerap kali menimpa hamba Allah yang telah memiliki jam terbang pelayanan tinggi. Mereka mulai merasa lebih hebat, lebih maju secara rohani, lebih soleh dari siapapun, dan yang terpenting merasa lebih dekat dengan Alllah.

Padahal perasaan tipu muslihat dari iblis yang harusnya dijauhi. Pasalnya dengan kesombongan tidak bisa melayani Tuhan dengan tulus hati namun kesombongan membuat umat manusia mengharap pujian dari manusia lain.

Itulah renungan harian Kristen air hidup hari ini, untuk mengajarkan umat manusia menjauhi kesombongan dalam pelayanan. Untuk renungan harian Kristen hari ini air hidup 2020 dapat Anda baca secara langsung di buku atau website yang tersedia.

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

Renungan harian Kristen 2020

2 Aplikasi Renungan Harian Kristen 2020 untuk Anak Muda

Ada banyak renungan harian Kristen 2020 yang bisa dibaca melalui website atau mengunduh aplikasi di ponsel cerdas Anda. Bagi umat Kristiani, melakukan renungan harian setiap hari adalah ibadah tambahan yang tak kalah penting. Tidak hanya bagi para orang tua, tentu anak muda juga harus melakukan kegiatan ini.

Renungan harian Kristen dapat menjadi suatu penguat hidup bagi umat Kristen di Indonesia. Apalagi di saat-saat sulit seperti saat ini. Banyak sekali hal-hal yang memungkinkan iman seseorang goyah menghadapi pergumulan dan masalah yang ada. Karena inilah tidak ada salahnya untuk membaca dan mengimani renungan tersebut.

Setidaknya ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan renungan harian ini. Anda bisa mengaksesnya dari website, atau membeli bentuk fisiknya yaitu buku harian, atau yang terakhir adalah mengunduh aplikasinya pada ponsel cerdas Anda. Anda bisa mengakses website renungan harian Kristen 2020.

Namun, akan lebih mudah lagi jika mengunduh aplikasinya di ponsel cerdas Anda. Keuntungannya Anda bisa mendapatkan notif harian dari aplikasi tersebut. Bagi Anda anak muda ada 2 aplikasi renungan harian yang cocok banget untuk Anda unduh. Aplikasi ini juga memiliki kelebihannya masing-masing.

yesHEis – Renungan Harian dalam Bentuk Video

Aplikasi yang pertama adalah yesHEis yang dilengkapi dengan banyak video kesaksian dari orang-orang. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur menarik yang bisa diakses dengan lebih mudah oleh anak muda. Target dibuatnya aplikasi ini sebenarnya segala jenis umur, namun ada banyak artikel yang cocok banget untuk para anak muda.

Beberapa fitur yang ada di aplikasi ini adalah sebagai berikut.

  1. Misi Penginjilan

Fitur yang pertama ini yang jarang dimiliki oleh aplikasi renungan harian Kristen 2020 lainnya. Misi penginjilan ini bisa digunakan anak muda untuk bisa memberitakan firman Tuhan kepada teman-teman, saudara, atau kerabat yang belum mengenal Dia.

  1. Artikel

Fitur artikel digunakan untuk bisa membaca berita terkini seputar keKristenan di Indonesia. Artikel ini juga ditulis dalam kalimat yang mudah dimengerti dan enak dibaca. Jadi Anda tidak lagi menerka-nerka maksud dari artikel yang dibuat. Makna dalam renungannya berkesan cukup gaul.

  1. Video Renungan

Ini yang paling dinanti-nanti. Renungan harian Kristen yang dikemas dalam bentuk video tidak akan membuat bosan. Bisa didengar kapan saja dengan cara lebih muda. Ada tema yang bervariasi untuk Anda baca.

Renungan harian Kristen 2020
Renungan harian Kristen 2020

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

WarungSaTekaMu – Dilengkapi dengan Artikel Kesaksian Terbaru

Aplikasi yang kedua adalah WarungSaTekaMu yang ditujukan untuk anak-anak muda di Indonesia. Sama seperti aplikasi pertama, tentu aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang menarik untuk anak muda sebagai berikut.

  1. Renungan atau Saat Teduh Terupdate Setiap Hari

Tujuan utama dari adanya renungan harian Kristen 2020 adalah dapat membaca firman Tuhan yang di update setiap hari. Renungan harian ini juga ditulis dengan tema dan bahasa yang anak muda banget. Bahasa yang digunakan juga tidak sulit untuk dimengerti dan ada wawasan Alkitab juga.

  1. Karya yang Bisa Dibagikan ke Orang Lain

Bagi Anda anak muda yang memiliki segudang karya tapi hanya dipendam untuk konsumsi diri sendiri, kini Anda bisa membagikannya lewat aplikasi ini. Beberapa karya seperti artikel, cerpen, puisi, lagu, video, sampai wallpaper bisa dikirim melalui email yang tersedia.

Iman yang kuat sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi hidup, oleh karena itu dua aplikasi di atas bisa membantu Anda dalam menumbuhkan iman setiap hari. Ini akan membuat Anda semakin kuat menjalani hidup dengan dua aplikasi renungan harian Kristen 2020 di atas.