Pos

Dalami Makna Misa Online bagi Iman Gereja Katolik

Renungan Harian Katolik: Jangan Menjadi Batu Sandungan

Renungan harian Katolik ini diambil dari 1Kor 8:1b-7.11-13 dan Bacaan Injil:Luk 6:27-38. Berikut ini adalah Renungan harian yang dapat kamu gunakan untuk mengisi hari-harimu dengan mengingat Tuhan Alah kita.

Bacaan I:1Kor 8:1b-7.11-13

Bila engkau melukai hati mereka yang lemah, engkau berdosa terhadap Kristus. Saudara-saudara,Pengetahuan menjadikan orang sombong, tetapi kasih itu membangun. Orang yang menyangka diri mempunyai pengetahuan sebenarnya belum mencapai pengetahuan yang harus dicapainya. Tetapi orang yang mengasihi Allah, ia dikenal oleh Allah. Tentang makan daging persembahan berhala kita tahu bahwa tidak ada berhala di dunia ini, dan tidak ada Allah lain, selain Allah yang esa. Sebab sungguhpun ada apa yang disebut allah, baik di surga maupun di bumi dan memang benar ada banyak allah dan banyak tuhan yang demikian, namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, asal segala sesuatu. Bagi Dialah kita hidup. Dan bagi kita hanya ada satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus; segala sesuatu diciptakan dengan perantaraan-Nya dan kita hidup karena Dia. Tetapi tidak semua orang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang yang karena masih terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging persembahan berhala. Karena hati nurani mereka lemah, maka hati nuraninya ternoda.

Dengan demikian “pengetahuan” menyebabkan kebinasaan saudaramu yang masih lemah. Padahal Kristus juga wafat untuk dia. Maka engkau berdosa terhadap saudara-saudaramu, karena engkau melukai suara hati mereka yang masih lemah. Dan dengan demikian engkau sebenarnya berdosa terhadap Kristus sendiri. Oleh karena itu apabila makanan menjadi batu sandungan bagi saudaraku, untuk selama-lamanya aku takkan mau makan daging lagi, jangan sampai aku menjadi batu sandungan bagi saudaraku.

Bacaan Injil:Luk 6:27-38

Hendaknya kalian murah hati sebagaimana Bapamu murah hati adanya. Yesus bersabda kepada murid-murid-Nya, “Dengarkanlah perkataan-Ku ini: Kasihilah musuhmu. Berbuatlah baik kepada orang yang membenci kalian. Mintalah berkat bagi mereka yang mengutuk kalian. Berdoalah bagi orang yang mencaci kalian. Bila orang menampar pipimu yang satu, berikanlah pipimu yang lain. Bila orang mengambil jubahmu, biarkan juga ia mengambil bajumu.

Berilah kepada setiap orang yang meminta kepadamu, dan janganlah meminta kembali dari orang yang mengambil kepunyaanmu. Dan sebagaimana kalian kehendaki orang perbuat kepada kalian, demikian pula hendaknya kalian berbuat kepada mereka. Kalau kalian mengasihi orang-orang yang mengasihi kalian, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. Lagi pula kalau kalian memberikan pinjaman kepada orang dengan harapan akan memperoleh sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyaknya.

Tetapi kalian, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan berilah pinjaman tanpa mengharapkan balasan, maka ganjaranmu akan besar dan kalian akan menjadi anak Allah Yang Mahatinggi. Sebab Ia baik terhadap orang-orang yang tidak tahu berterima kasih dan orang-orang jahat. Hendaklah kalian murah hati sebagaimana Bapamu murah hati adanya. Janganlah menghakimi orang, maka kalian pun tidak akan dihakimi. Dan janganlah menghukum orang, maka kalian pun tidak akan dihukum. Ampunilah, maka kalian pun akan diampuni. Berilah, dan kalian akan diberi. Suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan tumpah ke luar akan dicurahkan ke pangkuanmu. Sebab ukuran yang kalian pakai, akan diukurkan pula kepadamu.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan Harian Katolik

Jangan menjadi batu sandungan.

Jemaat menghadapi dilema, di satu pihak mereka tidak boleh makan makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala, sementara makanan yang ada di pasar umum adalah makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala (bdk. Kis. 15:20,29). Sementara di pihak lain, Paulus mengajarkan: tidak ada sesuatu yang najis dari dirinya sendiri (Roma 14:14). Aturan mana yang harus mereka jalankan? Paulus menekankan bahwa hanya ada satu Allah. Kuasa-kuasa spiritual di balik berhala dan dewa adalah kuasa Iblis. Namun pandangan Paulus ini bertentangan dengan pemahaman yang sudah terlebih dahulu berkembang yang menganggap bahwa berhala itu benar-benar ada. Keyakinan terhadap berhala telah menodai kesucian hati nurani manusia. Dalam usaha meyakinkan jemaat Korintus, Paulus menyadari bahwa tidak semua jemaat yang dapat menerima pengajarannya karena pengetahuan dan pola pikir yang telah terbentuk untuk mengakui kekuasaan para berhala. Namun, kepada mereka yang mau mendengarkan pengajarannya, Paulus menekankan bahwa kunci untuk tetap percaya pada keesaaan Allah dan menyingkirkan keyakinan bahwa berhala- berhala itu berkuasa adalah tetap pada keyakinan bahwa hanya Yesus Kristus yang telah menjadikan segala sesuatu, dan yang memberi kita hidup (ayat 6). Mempertahankan keyakinan yang benar, tanpa memedulikan hati nurani orang lain yang lemah bukanlah sikap Kristiani yang terpuji, sebaliknya menjadi batu sandungan bagi mereka.

art cathedral christ christian

Renungan Katolik September 2020

Bacaan I  1Kor 4:1-5

Saudara-saudara,  hendaknya orang memandang kami sebagai hamba Kristus dan pengurus rahasia Allah. Yang dituntut dari pengurus yang demikian ialah bahwa mereka nyata-nyata dapat dipercayai.  Bagiku sedikit sekali artinya entah aku dihakimi oleh kalian, entah oleh suatu pengadilan manusia. Malahan aku sendiri tidak menghakimi diriku.  Memang aku tidak sadar akan sesuatu, tetapi bukan karena itulah aku dibenarkan. Yang menghakimi aku ialah Tuhan.  Karena itu janganlah menghakimi sebelum waktunya, yaitu sebelum Tuhan datang. Dialah yang akan menerangi  juga apa yang tersembunyi dalam kegelapan. Dialah pula yang akan memperlihatkan  apa yang direncanakan di dalam hati.  Pada saat itulah tiap-tiap orang akan menerima pujian dari Allah.

Demikanlah sabda Tuhan.

Mazmur Tanggapan  Mzm 37:3-6.27-28.39-40

Orang-orang benar akan diselamatkan oleh Tuhan.

*Percayalah kepada Tuhan dan lakukanlah yang baik,  diamlah di negeri dan berlakulah setia; bergembiralah karena Tuhan; maka Ia akan memenuhi keinginan hatimu!

*Serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya,

maka Ia akan bertindak;  Ia akan memunculkan kebenaranmu seperti terang,  dan menampilkan hakmu seperti siang.

*Jauhilah yang jahat dan lakukanlah yang baik,  maka engkau akan memiliki tempat tinggal yang abadi;  sebab Tuhan mencintai kebenaran,

dan tidak meninggalkan orang-orang yang dikasihi-Nya.  Orang-orang yang berbuat jahat akan binasa,  dan anak cucu orang-orang fasik akan dilenyapkan.

*Orang-orang benar akan diselamatkan oleh Tuhan;  Dialah tempat perlindungan mereka pada waktu kesesakan;  Tuhan menolong dan meluputkan mereka  dari tangan orang-orang fasik,  Tuhan menyelamatkan mereka,  sebab mereka berlindung pada-Nya.

Bait Pengantar Injil  Yoh 8:12

Aku ini cahaya dunia, sabda Tuhan.  Yang mengikuti Aku, hidup dalam cahaya.

Bacaan Injil  Luk 5:33-39

Sekali peristiwa  orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat berkata kepada Yesus,  “Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang.  Demikian pula murid-murid orang Farisi.  Tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.”   Yesus menjawab, “Dapatkah sahabat mempelai disuruh berpuasa,  selagi mempelai itu bersama mereka? Tetapi akan datang waktunya mempelai diambil dari mereka;  pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”   Yesus mengatakan juga suatu perumpamaan kepada mereka,  “Tiada seorang pun mengoyakkan secarik kain dari baju yang baru  untuk menambalkannya pada baju yang tua. Sebab jika demikian, yang baru itu pun akan koyak.  Apalagi kain penambal yang dikoyakkan dari baju baru  tidak akan cocok pada baju yang tua.  Demikian juga tiada seorang pun mengisikan anggur baru  ke dalam kantong kulit yang tua.  Sebab jika demikian, anggur baru itu akan mengoyakkan kantong tua itu,  lalu anggur akan terbuang dan kantong itu pun hancur. Tetapi anggur baru harus disimpan dalam kantong yang baru pula.  Dan tiada seorang pun  yang telah minum anggur tua ingin minum anggur yang baru,  sebab ia akan berkata, ‘Anggur yang tua itu baik’.”

Demikianlah Injil Tuhan.

Renungan Katolik

Bulan Kitab Suci kembali menjadi agenda kita secara nasional pada bulan September ini. Apa kebaruan yang sudah ada dalam hidup kita, juga dalam Gereja kita setelah sekian waktu kita memanfaatkan Bulan September sebagai Bulan Kitab Suci?  Anggur baru harus diisikan pada kantung kulit yang baru, juga kain penambal harus disesuaikan. Apa maknanya? Gereja diperbaharui secara menyeluruh melalui Konsili Vatikan II . Pelbagai dokumen Gereja dan anjuran untuk sikap hidup kekatolikan  dituangkan melalui dokumen Gereja yang resmi. Khotbah mingguan oleh para pastor apakah sungguh  menawarkan kebaruan dalam Gereja  hingga mengobarkan hati, atau cuma berhenti pada tuntunan moral yang memenuhi budi? Kita tilik salah satu kebiasaan umat didalam  Gereja kita, Ada pelbagai model buku renungan harian yang menawarkan percikan hidup untuk memaknai hidup harian. Ada yang secara  lengkap memuat teks bacaan, namun tidak sedikit yang  hanya memuat renungannya.  Berapa persen umat yang memanfaatkan aneka buku renungan harian dan sungguh membaca firman Tuhan sebagai bekal hidup harian? Masih perlu dibuat berbagai cara dan terobosan untuk membiasakan umat dan keluarga membaca Kitab Suci  dan mempunyai saat teduh di dalam keluarga.

Butir permenungan

Sebetulnya juga cukup banyak stasiun radio yang menawarkan renungan harian dengan berbagi judul program .  Seberapa banyak keluarga yang bisa bangun pagi dan sungguh mengawali hari dengan sarapan firman melalui  siaran rohani radio?  Atau lebih memilih acara yang lain yang tidak ada sangkut pautnya dengan pendalaman iman kepercayaan , misal sekedar kirim kirim lagu  dan kabar. Atau malah menjadi kebiasaan dalam keluarga sudah langsung asyik nonton televisi disaat pagi setelah bangun pagi, apalagi saat liburan. Pertanyaan dasarnya , kapan didalam keluarga, kita  mempunyai waktu dan meluangkan  kesempatan untuk membina hidup rohani dan sungguh ada waktu untuk mengasah kerohanian kita, misalnya dengan membaca Kitab Suci atau waktu khusus untuk doa harian.

Doa Penutup

Allah Bapa, sumber  pembaruan, kami bersyukur atas sukacita yang Kau sediakan bagi kami dalam diri Yesus , saudara se-Bapa kami. Semoga sabda-Nya membuat kami tetap muda dan penuh semangat. Amin

Aku ini cahaya dunia, sabda Tuhan.  Yang mengikuti Aku, hidup dalam cahaya.

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Renungan harian Kristen hari ini air hidup 2020 selalu dinanti oleh semua umat Kristen di Indonesia secara khusus. Pasalnya dalam renungan ini selalu memberikan renungan terbaru yang selalu update setiap hari. Renungan ini diambil dari kutipan ayat-ayat di Alkitab sesuai dengan tema harian yang ada.

Tema-tema tersebut diambil sebagai bahan renungan yang sesuai dengan kehidupan manusia zaman sekarang. Dalam renungan harian tersebut mengajarkan Anda untuk selalu ingat akan kasih Tuhan Yesus sendiri. Bagaimana pengorbanan Yesus di kayu salib, kasih-Nya yang besar utuk umat manusia, dan berkat-Nya yang tak pernah habis untuk anak-anaknya.

Renungan sebaiknya memang dibaca dan direnungkan setiap harinya supaya umat manusia menjadi pribadi yang baik, memancarkan kasih Allah di dunia, dan turut serta mewartakan kerajaan Allah di dunia sendiri.

Dalam setiap renungan harian Kristen selalu bersumber akan Kasih Allah. Diambil dari kutipan ayat di Alkitab dan ditafsirkan secara mendalam sehingga cocok bagi kehidupan zaman sekarang. Renungan juga dibuat dengan bahasa yang mudah dipahami sehingga siapa saja bisa dengan mudah mencernanya.

Apa Itu Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Renungan Harian Air Hidup sendiri sebenarnya merupakan renungan yang dibuat secara khusus untuk umat Kristen di Indonesia. Renungan ini berisi bacaan-bacaan satu perikup Alkitab lengkap dengan kutipan dan penjelasannya.

Seperti namanya air hidup, renungan ini memang memiliki tujuan untuk menghidupkan rohani umat manusia. Pasalnya tidak hanya tubuh jasmani saja yang membutuhkan air, namun kehidupan rohani juga supaya roh tidak mati.

Anda dapat membaca renungan ini dalam buku cetak Renungan Harian Kristen Air Hidup yang dicetak setiap bulan, atau Anda dapat menunggu update renungan harian setiap hari melalui situs yang ada di Internet.

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020: 30 Juli 2020

Renungan Harian Air Hidup hari ini diambil dari 1 Korintus 4:6-21 dengan tema Kesombongan; Penyakit Rohani. Anda dapat membaca bacaan lengkapnya dengan membuka Alkitab secara langsung. Namun dalam renungan kali ini akan difokuskan pada 1 Korintus 4 6b yang berbunyi

 “…supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain.” 

Dalam ayat ini Rasul Paulus sebagai sang penulis Kitab Korintus ingin menyampaikan pesan kepada umat Kristus yang ada di Kota Korintus bahwa janganlah ada kesombongan diantara umat manusia. Perlu Anda ketahui bahwa kesombongan pada dasarnya dilakukan tanpa manusia sadari.

Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020
Renungan Harian Kristen Hari Ini Air Hidup 2020

Kesombongan muncul karena seseorang merasa lebih baik, lebih hebat, lebih mampu, dan kelebihan-kelebihan lainnya yang tidak dimiliki orang lain. Hal ini wajar namun perlu disingkirkan dari diri umat manusia karena Allah tidak menyukai orang yang sombong.

Terlebih merasa sombong karena menjadi pelayan Allah di dunia. Sebagai pelayan banyak orang ternyata sombong ketika mendapati dirinya lebih soleh, lebih baik, sering melakukan pelayanan, dan memiliki talenta tersendiri. Kesombongan ini disebut juga dengan kesombongan rohani atau penyakit rohani.

Kesombongan semacam ini kerap kali menimpa hamba Allah yang telah memiliki jam terbang pelayanan tinggi. Mereka mulai merasa lebih hebat, lebih maju secara rohani, lebih soleh dari siapapun, dan yang terpenting merasa lebih dekat dengan Alllah.

Padahal perasaan tipu muslihat dari iblis yang harusnya dijauhi. Pasalnya dengan kesombongan tidak bisa melayani Tuhan dengan tulus hati namun kesombongan membuat umat manusia mengharap pujian dari manusia lain.

Itulah renungan harian Kristen air hidup hari ini, untuk mengajarkan umat manusia menjauhi kesombongan dalam pelayanan. Untuk renungan harian Kristen hari ini air hidup 2020 dapat Anda baca secara langsung di buku atau website yang tersedia.

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

Renungan Hari Ini Katolik 2020 pada Bulan Agustus

Renungan Hari Ini Katolik 2020 pada Bulan Agustus

Renungan hari ini Katolik 2020 dapat Anda baca dan renungkan sesuai dengan bacaan harian yang ada. Pada Gereja Katolik sendiri, bacaan setiap harinya telah disusun secara penuh sesuai dengan penanggalan liturgi Gereja Katolik.

Gereja Katolik memang unik, semuanya terstuktur dan memiliki pokok bacaan yang sama. Kesamaan ini dapat Anda temukan pada seluruh Gereja Katolik Roma di seluruh dunia. Pasalnya Gereja katokik memang memiliki cara penanggalan yang berbeda dari agama lainnya.

Penanggalan liturgi Gereja Katolik dimulai pada akhir November sampai akhir Desember tepatnya pada Masa Adven I. Dan akan diakhiri pada akhir November tepatnya pada Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam.

Sehingga renungan hari ini Katolik juga akan mengikuti penanggalan liturgi yang telah di tetapkan. Memang benar bahwa bacaan untuk setiap harinya berbeda, oleh karena itu kita wajib tahu bagaimana cara membaca penanggalan liturgi Katolik, berikut penjelasannya.

Renungan Hari Ini Katolik 2020 : Minggu, 2 Agustus 2020

PF S. Petrus Yulianus Eymard, Imam PF S. Eusebius Vercelli, Uskup PF S. Eusebius Vercelli, Uskup

Warna Liturgi: Hijau

Bacaan I  Yes 55:1-3

Beginilah firman Tuhan,  “Hai kamu semua yang haus,  marilah dan minumlah!  Dan kamu yang tidak mempunyai uang, marilah!  Terimalah gandum tanpa uang pembeli, dan makanlah; minumlah anggur dan susu tanpa bayar. Mengapa kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti?”

“Dan mengapa upah jerih payahmu kaubelanjakan  untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan?  Dengarkanlah Aku,  maka kamu akan mendapat makanan yang baik,  dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat.” 

“Sendengkanlah telingamu, dan datanglah kepada-Ku;  dengarkanlah, maka kamu akan hidup!  Aku hendak mengikat perjanjian abadi dengan kamu,  menurut kasih setia yang teguh,  yang Kujanjikan kepada Daud.”

Demikianlah sabda Tuhan. (Renungan hari ini Katolik 2020, Agustus)

Renungan Hari Ini Katolik 2020 pada Bulan Agustus
Renungan Hari Ini Katolik 2020 pada Bulan Agustus

Bacaan II  Rom 8:35.37-39

Saudara-saudara,  

siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus?  Penindasan atau kesesakan?  Penganiayaan?  Kelaparan?  Ketelanjangan?  Bahaya?  Atau pedang?  Dalam semuanya itu kita lebih daripada orang-orang yang menang,  oleh karena Dia yang telah mengasihi kita.  

Sebab aku yakin,  baik maut maupun hidup,  malaikat-malaikat maupun pemerintah-pemerintah,  baik yang ada sekarang maupun yang akan datang,  atau kuasa-kuasa, baik yang di atas maupun yang di bawah,  atau sesuatu makhluk lain mana pun tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah  yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.

Demikianlah sabda Tuhan.

Dalami Bacaan Berikut Sebagai Renungan Hari Ini Katolik 2020

Bacaan Injil  Mat 14:13-21

Sekali peristiwa,  Setelah mendengar berita pembunuhan Yohanes Pembaptis, menyingkirlah Yesus; dengan perahu   Ia  bermaksud mengasingkan diri ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya, dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat  dari kota-kota mereka.

Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya. Maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.  Menjelang malam para murid datang kepada Yesus dan berkata,  

“Tempat ini sunyi dan hari sudah mulai malam. Suruhlah orang banyak itu pergi  supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa.” Tetapi Yesus berkata kepada mereka,  “Tidak perlu mereka pergi!  Kamu harus memberi mereka makan.”

Lanjutan Renungan hari ini Katolik 2020: Jawab mereka,  “Pada kami hanya ada lima buah roti dan dua ekor ikan.”  Yesus berkata, “Bawalah ke mari!” Lalu disuruh-Nya orang banyak itu duduk di rumput. Setelah itu Yesus mengambil kelima roti dan kedua ikan itu.

Sambil menengadah ke langit diucapkan-Nya doa berkat, dibagi-bagi-Nya roti itu  dan diberikan-Nya kepada murid-murid-Nya. Para murid lalu membagi-bagikannya kepada orang banyak. Mereka semua makan sampai kenyang.  Kemudian potongan-potongan roti yang sisa dikumpulkan, ada dua belas bakul penuh. Yang turut makan kira-kira lima ribu orang pria;  tidak termasuk wanita dan anak-anak.

Demikianlah Injil Tuhan.

Bacaan umat Katolik selalu diperbaharui setiap harinya. Bacaan-bacaan tersebut diambil sesuai dari ketetapan kalender liturgi umat Katolik yang telah disusun selama setahun penuh. Anda dapat membaca renungan hari ini Katolik 2020 sesuai dengan bacaan yang ada hari ini.

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

Renungan harian Kristen 2020

2 Aplikasi Renungan Harian Kristen 2020 untuk Anak Muda

Ada banyak renungan harian Kristen 2020 yang bisa dibaca melalui website atau mengunduh aplikasi di ponsel cerdas Anda. Bagi umat Kristiani, melakukan renungan harian setiap hari adalah ibadah tambahan yang tak kalah penting. Tidak hanya bagi para orang tua, tentu anak muda juga harus melakukan kegiatan ini.

Renungan harian Kristen dapat menjadi suatu penguat hidup bagi umat Kristen di Indonesia. Apalagi di saat-saat sulit seperti saat ini. Banyak sekali hal-hal yang memungkinkan iman seseorang goyah menghadapi pergumulan dan masalah yang ada. Karena inilah tidak ada salahnya untuk membaca dan mengimani renungan tersebut.

Setidaknya ada 3 cara yang bisa dilakukan untuk mendapatkan renungan harian ini. Anda bisa mengaksesnya dari website, atau membeli bentuk fisiknya yaitu buku harian, atau yang terakhir adalah mengunduh aplikasinya pada ponsel cerdas Anda. Anda bisa mengakses website renungan harian Kristen 2020.

Namun, akan lebih mudah lagi jika mengunduh aplikasinya di ponsel cerdas Anda. Keuntungannya Anda bisa mendapatkan notif harian dari aplikasi tersebut. Bagi Anda anak muda ada 2 aplikasi renungan harian yang cocok banget untuk Anda unduh. Aplikasi ini juga memiliki kelebihannya masing-masing.

yesHEis – Renungan Harian dalam Bentuk Video

Aplikasi yang pertama adalah yesHEis yang dilengkapi dengan banyak video kesaksian dari orang-orang. Aplikasi ini memiliki fitur-fitur menarik yang bisa diakses dengan lebih mudah oleh anak muda. Target dibuatnya aplikasi ini sebenarnya segala jenis umur, namun ada banyak artikel yang cocok banget untuk para anak muda.

Beberapa fitur yang ada di aplikasi ini adalah sebagai berikut.

  1. Misi Penginjilan

Fitur yang pertama ini yang jarang dimiliki oleh aplikasi renungan harian Kristen 2020 lainnya. Misi penginjilan ini bisa digunakan anak muda untuk bisa memberitakan firman Tuhan kepada teman-teman, saudara, atau kerabat yang belum mengenal Dia.

  1. Artikel

Fitur artikel digunakan untuk bisa membaca berita terkini seputar keKristenan di Indonesia. Artikel ini juga ditulis dalam kalimat yang mudah dimengerti dan enak dibaca. Jadi Anda tidak lagi menerka-nerka maksud dari artikel yang dibuat. Makna dalam renungannya berkesan cukup gaul.

  1. Video Renungan

Ini yang paling dinanti-nanti. Renungan harian Kristen yang dikemas dalam bentuk video tidak akan membuat bosan. Bisa didengar kapan saja dengan cara lebih muda. Ada tema yang bervariasi untuk Anda baca.

Renungan harian Kristen 2020
Renungan harian Kristen 2020

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

WarungSaTekaMu – Dilengkapi dengan Artikel Kesaksian Terbaru

Aplikasi yang kedua adalah WarungSaTekaMu yang ditujukan untuk anak-anak muda di Indonesia. Sama seperti aplikasi pertama, tentu aplikasi ini memiliki fitur-fitur yang menarik untuk anak muda sebagai berikut.

  1. Renungan atau Saat Teduh Terupdate Setiap Hari

Tujuan utama dari adanya renungan harian Kristen 2020 adalah dapat membaca firman Tuhan yang di update setiap hari. Renungan harian ini juga ditulis dengan tema dan bahasa yang anak muda banget. Bahasa yang digunakan juga tidak sulit untuk dimengerti dan ada wawasan Alkitab juga.

  1. Karya yang Bisa Dibagikan ke Orang Lain

Bagi Anda anak muda yang memiliki segudang karya tapi hanya dipendam untuk konsumsi diri sendiri, kini Anda bisa membagikannya lewat aplikasi ini. Beberapa karya seperti artikel, cerpen, puisi, lagu, video, sampai wallpaper bisa dikirim melalui email yang tersedia.

Iman yang kuat sangat dibutuhkan dalam berbagai kondisi hidup, oleh karena itu dua aplikasi di atas bisa membantu Anda dalam menumbuhkan iman setiap hari. Ini akan membuat Anda semakin kuat menjalani hidup dengan dua aplikasi renungan harian Kristen 2020 di atas.