Posts

Misa via online

Tata Cara Mengikuti Misa Via Online

Misa via online merupakan pilihan terbaik yang ditentukan Gereja untuk memberikan pelayanan kepada umatnya. Ekaristi online tetap dianggap sah sehingga umat bisa mengikuti darimana saja asalkan penuh iman. Karena komuni tidak bisa dilakukan secara langsung maka umat bisa mengganti dengan doa komuni spiritual.

Umat diharapkan tetap setia mengikuti perayaan Ekaristi online agar mendapatkan kekuatan serta merasa bersama Tuhan. Apalagi di masa pandemi seperti ini kekuatan doa dan ketenangan jiwa jangan penting untuk menjaga imunitas. Jadi memilih untuk terus bersama Tuhan di manapun berada sangatlah terbaik dengan setia mengikuti Misa.

Untuk menambah kesan lebih maka Anda bisa mendekorasi tempat ibadah di rumah misalnya menambah lilin, patung dan salib. Selain itu ada juga beberapa hal yang harus dipersiapkan serta harus diperhatikan ketika akan mengikuti Misa. Dengan persiapan matang maka membuat Anda bisa merasakan kehadiran Tuhan Yesus di rumah.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Mengikuti Misa Online

Kerap kali umat menyepelekan Misa via online karena dilakukan di rumah saja dan tidak pergi ke Gereja. Padahal makna dari Misa tersebut tetap sama sehingga seharusnya umat juga memperhatikan beberapa hal. Lantas apa saja hal-hal yang sebenarnya harus diperhatikan agar khidmat mengikuti jalannya Misa.

  1. Pakaian yang digunakan

Meskipun perayaan yang diikuti bisa di dalam rumah atau bahkan di dalam kamar sendiri namun tetap perhatikan pakaian. Anda akan menghadap Tuhan tentu harus memakai pakaian terbaik dan layak di gunakan. Anggap persiapan dari segi pakaian sama seperti ketika akan ke Gereja agar semakin bersemangat.

  1. Lokasi untuk Misa

Karena secara online maka umat dibebaskan untuk memiliki lokasi yang akan digunakan mengikuti Ekaristi. Namun jangan sembarangan memilih lokasinya karena akan menentukan kelancaran Misa via online tersebut. Anda bisa menentukan sendiri di mana kira-kira lokasi yang jauh dari gangguan serta bisa dengan tenang mengikuti Misa.

  1. Duduk selama Misa berlangsung

Selama Ekaristi berlangsung maka umat disarankan untuk duduk sampai selesai karena berbeda dengan di Gereja. Ambil sikap yang benar-benar menghormati jalannya Ekaristi dan tidak sekedar menonton video saja. Jangan beranjak dari tempat duduk selama belum selesai agar benar-benar merasa beribadah seperti di Gereja.

Persiapkan Dua Hal Penting Agar Misa Online Berjalan Lancar

Setiap umat pasti ingin Misa via online yang diikutinya bisa berjalan lancar dan benar-benar merasuk maknanya. Maka dari itu penting untuk melakukan persiapan secara matang baik dari hati, pikiran atau kondisi sekitar. Ada dua hal utama yang sangat penting dan juga harus dipersiapkan walaupun Misa dilakukan dengan secara online.

  1. Kuota internet harus cukup

Pertama Anda harus benar-benar mempersiapkan jika kuota internet haruslah cukup untuk mengikuti jalannya Ekaristi. Hal ini sederhana namun kerap dilupakan dan jangan sampai ketika di tengah perayaan kuota habis. Kalaupun memakai wifi pastikan juga jika tidak ada kendala yang dapat menghambat dan menganggu jalannya Ekaristi.

  1. Hindari gangguan dari luar

Seperti dijelaskan harus mempersiapkan lokasi khusus di rumah untuk mengikuti Ekaristi secara online. Misalnya memilih lokasi di ruang tamu maka bisa memberi tulisan di pintu jika sedang ibadah. Misal juga jika memilih di dalam kamar maka bisa memberi tulisan sedang ibadah agar tidak ada gangguan.

Memilih merayakan Ekaristi secara online selama masa pandemi tentu tetap ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Bertujuan agar jalannya Ekaristi bisa seperti ketika berada di dalam Gereja walaupun dilakukan di rumah. Sebaiknya lakukan juga beberapa persiapan agar Misa via online bisa berjalan dengan lancar serta tanpa adanya gangguan.

Mendalami Makna Doa Komuni Batin Katolik di Masa Pandemi

Mendalami Makna Doa Komuni Batin Katolik di Masa Pandemi

Di tengah pandemi virus corona, Anda tentu telah mendengar ada doa komuni batin Katolik selama misa online berlangsung. Doa ini adalah doa penganti penerimaan komuni/tubuh Kristus secara nyata pada saat ekaristi berlangsung.

Tak bisa dipungkiri bahwa selama masa pandemic virus corona, Gereja Katolik di seluruh dunia sangat berhati-hati dalam setiap kegiatannya. Terlebih di Indonesia, bermula dari pembatasan-pembatasan kecil seperti tidak berjabat tangan baik di dalam maupun di luar gereja, air suci yang dikosongkan, hingga kini Gereja Katolik resmi ditutup sementara.

Selama pandemi penyakit virus corona masih terus mewabah Gereja Katolik di seluruh Indonesia akan ditutup. Penutupan ini tidak hanya dilakukan untuk misa atau sakramen ekaristi saja, namun semua kegiatan yang melibatkan orang banyak akan ditiadakan sementara. Maka muncullah doa komuni batin Katolik ini.

Pesekutuan-persekutuan kecil umat Katolik lainnya pun turut di tiadakan seperti doa Rosario bersama, arisan WK (wanita Katolik), persekutuan misdirnar, lektor, OMK (orang muda Katolik), dan berbagai persekutuan lainnya. Tujuannya hanya satu yaitu meminimalisasi penyebaran virus corona dan menjaga seluruh umat untuk tetap sehat.

Meski baru-baru ini umat beragama lain telah mulai beribadah di tempatnya masing-masing, namun Gereja Katolik tetap teguh memegang prinsip untuk beribadah di rumah. Hal ini tentu tidak sedikitpun mengurangi rasa cinta kepada Tuhan.

Makna Doa Komuni Batin Katolik atau Komuni Spiritual

Doa komuni batin atau yang dikenal juga dengan doa komuni spiritual adalah doa yang mengungkapkan keinginan mendalam untuk bersatu dengan Kristus meski tidak mengikuti sakramen Ekaristi.

Pada dasarnya umat Katolik percaya bahwa Sakramen Ekaristi merupakan cara umat bersatu dengan Tuhan dalam penerimaan Tubuh Kristus. Roti komuni putih kecil biasa akan berubah menjadi Tubuh Kristus pada prosesi konsekrasi.

Sayang karena masa pandemi ini mengharuskan umat Katolik untuk tidak mengikuti misa secara langsung. Misa (Sakramen Ekaristi) dilakukan secara daring melalui siaran langsung Youtube. Oleh karena itu praktik doa komuni batin Katolik ini merupakan perwujudan penerimaan komuni secara rohani.

Menurut buku panduan tentang Indulgensi atau Enchiridion Indulgentiarum, seseorang yang dengan tulus hati dan kesalehan menggunakan doa komuni batin dengan rumusan yang telah ditentukan, akan mendapatkan “indulgensi sebagian”.

Santo Thomas pun mengatakan bahwa manfaat dari Sakramen Ekaristi tetap akan dirasakan secara nyata meskipun orang tersebut tidak menerimanya secara langsung. Namun dengan kerinduan, keinginan mendalam, dan rasa percaya mereka akan menerima anugerah yang hampir sama (sebagian) seperti ketika menerima komuni secara langsung.

Meskipun sebagian rasa-rasanya ditengah pandemi ini jalan komuni batinlah yang terbaik. Bukannya tidak mau mengadakan misa langsung, namun Gereja Katolik melindungi seluruh umat seperti Yesus yang selalu melindungi saudara dan kami setiap waktu.

Mendalami Makna Doa Komuni Batin Katolik di Masa Pandemi
Mendalami Makna Doa Komuni Batin Katolik di Masa Pandemi

Doa Komuni Batin Katolik atau Komuni Spiritual

Di bawah ini adalah doa untuk komuni batin yang perlu Anda pahami dan amalkan selama pandemi berlangsung.

Yesusku,

aku percaya bahwa Engkau hadir dalam Sakramen Mahakudus.

Aku mengasihi-Mu melebihi segala sesuatu, dan aku merindukan Engkau dalam seluruh jiwaku.

Karena aku tidak dapat menerima-Mu secara sakramental saat ini,

maka datanglah ya Tuhan sekurang-kurangnya secara rohani dalam hatiku,

meskipun Engkau selalu telah datang.

Aku memeluk-Mu dan ingin mempersatukan seluruh diriku seutuhnya dengan-Mu,

dan jangan izinkan aku terpisah dari-Mu.

Amin.

Doa komuni batin/spiritual digunakan selama umat Katolik di seluruh dunia mengadakan misa online atau misa jarak jauh. Dengan doa ini diharapkan seluruh umat tetap menghayati kedatangan Tuhan Yesus dalan sakramen. Doa komuni batin Katolik ini dapat di doakan oleh seluruh umat tanpa terkecuali.

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik