Syarat Menerima Komuni Kudus dalam Gereja Katolik

Syarat Menerima Komuni Kudus dalam Gereja Katolik

Setiap umat Katolik sudah seharusnya paham tentang syarat menerima komuni kudus dalam gereja Katolik. Tujuannya agar komuni tersebut tetap dipandang sebagai sesuatu yang sakral dan memberikan berkat bagi umat. Dalam perayaan ekaristi, penerimaan komuni merupakan puncak dari perayaan tersebut.

Karena melalui Komunilah kristus hadir dalam diri umat Katolik. Komuni dalam gereja Katolik merupakan sebuah upacara, di mana roti dan anggur dikonsekrasi lalu dibagikan kepada seluruh umat yang layak menerima komuni tersebut.

Yang berhak melakukan upacara komuni adalah Imam atau Romo, karena mereka adalah perwakilan Yesus di dunia ini. Yang membagikan komuni kepada umat juga tidak sembarangan orang, karena komuni merupakan sesuatu yang sakral sehingga penting mengetahui syarat menerima komuni kudus.

Jika dilihat dari sejarah asal katanya, komuni berasal dari bahasa Latin, yakni communiyang kemudian diadaptasi ke bahasa Inggris menjadi communion. Communion atau koinonia dalam bahasa Yunani memiliki arti persekutuan atau persaudaraan. Dengan menerima komuni berarti umat Katolik telah bersekutu atau bersatu di dalam Kristus.

Syarat Menerima Komuni Kudus dalam Gereja Katolik
Syarat Menerima Komuni Kudus dalam Gereja Katolik

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

Syarat Menerima Komuni Kudus

Komuni merupakan sesuatu yang sakral, oleh karena itu tidak sembarang orang dapat menerima komuni. Di dalam gereja Katolik sendiri ada beberapa aturan dan larangan dalam penerimaan komuni tersebut. Secara umum terdapat 5 syarat utama dalam penerimaan komuni kudus, yakni sebagai berikut.

  • Menjadi Anggota Kesatuan Gereja Katolik

Syarat utama agar Anda dapat menerima komuni adalah harus menjadi anggota kesatuan dari Gereja Katolik. Jika Anda belum dibaptis, maka harus dibaptis terlebih dahulu, dan jika sudah dibaptis di gereja lain, maka Anda harus diterima secara sah terlebih dahulu.

  • Memiliki Usia yang Telah Mampu Memaknai Komuni

Syarat menerima komuni kudus selanjutnya, komuni hanya bisa diterima oleh orang-orang yang sudah mampu memandang komuni sebagai sesuatu yang sakral. Seorang anak yang sudah bisa memandang komuni sebagai perwujudan dari Kristus sendiri, sudah layak menerima Komuni.

  • Telah Menerima Komuni Pertama

Setelah seorang anak mencapai kematangan pemikiran dalam memandang komuni sebagai sesuatu yang kudus, maka anak tersebut akan diberikan upacara komuni pertama. Sebelum menerima komuni pertama, akan dibekali terlebih dahulu tentang makna serta larangan apa saja yang harus dipatuhi jika telah menerima komuni.

  • Telah Menerima Sakramen Pengakuan Dosa

Penerima komuni juga harus orang-orang yang telah menerima sakramen pengakuan dosa. Alasannya karena komuni harus diterima dengan hati yang bersih tanpa dosa, sehingga Kristus dapat benar-benar bersemayam dalam diri si penerima komuni tersebut. Jika belum melakukan pengakuan dosa, maka Anda tidak diizinkan menerima komuni.

  • Puasa Satu Jam Sebelum Menerima Komuni

Syarat menerima komuni kudus lain yang juga harus dilakukan saat menerima komuni adalah melakukan puasa satu jam sebelum Misa berlangsung. Jadi jika ingin Misa hindari mengonsumsi makanan atau minuman, agar saat menerima komuni bukan hanya hati yang bersih, tetapi seluruh tubuh juga harus kosong dan bersih dalam menyambut tubuh Kristus tersebut.

Makna Komuni bagi Umat Katolik

Bagi umat Katolik sendiri, komuni merupakan “sumber dan puncak kehidupan kristiani”. Hal tersebut bisa ditemukan dalam Katekismus Gereja Katolik halaman 1324. Dengan menerima komuni maka Umat Katolik menjadi satu dengan Kristus dan ambil bagian dalam Tubuh dan Darah Kristus.

Melalui komuni tersebut, umat Katolik menjadi satu serta menjadi serupa dengan Kristus dalam mengasihi umat manusia. Karena begitu pentingnya komuni bagi umat katolik, sehingga syarat menerima komuni kudus ditetapkan agar tidak sembarang orang menerimanya.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *