Sejarah Doa Bapa Kami yang Diajarkan Yesus Sendiri

Sejarah Doa Bapa Kami yang Diajarkan Yesus Sendiri

Orang Katolik ataupun Kristen pasti sudah familiar dan mendengar sekilas tentang sejarah doa Bapa Kami. Doa Bapa Kami merupakan doa yang dipercaya merupakan ajaran langsung Tuhan Yesus kepada umatnya. Sehingga pasti sering digunakan berdoa dan walaupun sederhana memiliki arti sangat luar biasa.

Sebenarnya ada banyak sekali doa dalam agama Kristen maupun Katolik, namun doa Bapa Kami menjadi paling istimewa. Maka tidak ada salahnya sebagai umat Kristen mengenai lebih mendalam tentang Doa Bapa Kami. Tidak hanya hafal doanya saja namun juga harus tahu bagaimana sejarah doa tersebut.

Memang perlu diakui jika masih banyak umat yang belum mengetahui tentang sejarah dari doa Bapa Kami. Hal ini dikarenakan hanya doa dan pemahamannya saja yang sering diajarkan oleh guru agama. Sehingga pengetahuan mendalam tentang doa Bapa Kami masih sangat minim dan tidak terlalu diperhatikan.

Setiap kalimat dalam doa Bapa Kami memiliki arti dan makna sangat mendalam untuk dipahami. Untuk itu agar Anda bisa mengetahui bagaimana sejarah doa Bapa Kami akan dijelaskan dibawah ini. Sekalian juga mengenai pemahaman singkat arti isi dari doa Bapa Kami agar tidak sekadar mengucapkannya saja.

Sejarah Doa Bapa Kami yang Diajarkan Yesus Sendiri
Sejarah Doa Bapa Kami yang Diajarkan Yesus Sendiri

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

Sejarah Tentang Doa Bapa Kami Sebagai Doa yang Diajarkan Yesus

Mengulas berbagai hal tentang doa Bapa Kami memang sangat menarik untuk diketahui terutama soal sejarahnya. Selama ini fokus yang diberikan pada doa Bapa Kami adalah mengenai makna dan arti dari isi doa itu sendiri. Sehingga informasi mengenai sejarah kerap tidak tersentuh sehingga jarang diketahui.

Doa Bapa Kami dikenal dengan nama berbeda di berbagai negara di dunia, seperti Pater Noster (bahasa latin) dan The Lord’s Player (Inggris). Sejarah doa Bapa Kami menurut Perjanjian Baru yaitu diajarkan oleh Yesus kepada murid-muridnya. Tujuan Yesus mengajarkan Doa Bapa Kami sebagai pedoman berdoa.

Doa Bapa Kami diambil dari Injil Matius dengan Tema Khotbah di Bukit pada Matius 6:9-13. Hampir sama juga dengan Injil Lukas Bab 11 ayat 2-4 tentang doa Bapa Kami. Banyak pendapat mengenai doa Bapa Kami sehingga tidak heran jika ada banyak versi atau terjemahan berbeda.

Informasi mengenai sejarah doa Bapa Kami kemungkinan besar diajarkan Yesus menggunakan bahasa Aram. Sedangkan teks-teks awal disediakan dalam bahasa Yunani karena merupakan bahasa resmi. Maka versi doa Bapa Kami dalam bahasa latin menjadi kunci terjemahan yang sangat penting bagi umat Katolik.

Pemahaman Tentang Doa Bapa Kami yang Memiliki Arti Mendalam

Informasi mengenai sejarah doa Bapa Kami sangat erat kaitannya tentang pemahaman dari doa Bapa Kami itu sendiri. Melalui doa Bapa Kami, Tuhan Yesus mengajarkan doa kepada para murid agar tidak bertele-tele seperti orang munafik. Serta jangan berdoa di tempat umum sehingga akan diketahui banyak orang.

Sekilas makna dari doa Bapa Kami yaitu tentang memuji kemuliaan Tuhan sebagai sapaan pembuka. Kemudian dilanjutkan dengan permintaan pengampunan, memohon rezeki untuk mencukupi kehidupan sehari dan jangan memasukkan ke dalam pencobaan. Kata-kata dalam doa Bapa Kami sangat sederhana, namun perhatikan maknanya.

Sebenarnya Tuhan mengajarkan untuk tidak menyimpan dendam kepada sesama dan untuk saling mengampuni. Serta ketika berdoa hendaknya meminta rezeki secukupnya bukan terlalu berlebihan hingga serakah. Tuhan Yesus juga mengajarkan untuk selalu meminta pengampunan Allah agar tidak masuk ke pencobaan.

Doa Bapa Kami adalah doa yang diajarkan Tuhan Yesus kepada murid-muridnya secara langsung. Dengan doa Bapa Kami diharapkan murid-murid dan seluruh umat dapat berdoa sederhana namun penuh arti. Anda akan semakin merasa tertarik dan dekat dengan Tuhan setelah mengetahui sejarah doa Bapa Kami.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *