Larangan Menerima Sakramen Ekaristi Katolik yang Masih Berlaku

Larangan Menerima Sakramen Ekaristi Katolik yang Masih Berlaku

Misa yang diadakan setiap minggunya ditujukan agar seluruh umat bisa menerima sakramen ekaristi Katolik. Misa disebut juga sebagai perayaan ekaristi karena pemberian tubuh dan darah kristus merupakan puncak dari perayaan tersebut. Penerimaan sakramen ini disebut juga sebagai upacara komuni dalam gereja Katolik.

Sakramen ekaristi merupakan sesuatu yang sakral sehingga tidak sembarangan orang yang bisa menerima sakramen tersebut. Dalam sejarahnya, sakramen pertama kali dilakukan karena satu faktor yang mendorongnya, yaitu perjamuan terakhis Yesus berasama murid-Nya sebelum pada akhirnya disalibkan.

Melalui sakramen ekaristi, Tuhan Yesus sungguh hadir dan masuk ke dalam jiwa, sehingga menjadi satu dengan Kristus. Setiap orang yang hendak menerima sakramen ekaristi wajib membersihkan hati dan pikiran, serta memantaskan diri menyambut tubuh Kristus tersebut. Roti dan anggur merupakan lambang perwujudan dari tubuh dan darah Kristus.

Siapa yang Dilarang Menerima Sakramen Ekaristi Katolik

Karena sakramen ekaristi sifatnya suci dan sakral, maka orang-orang yang bisa menerimanya adalah orang-orang yang pantas menurut pandangan gereja. Beberapa orang tidak diperkenankan menerima sakramen ekaristi karena dianggap kurang pantas. Orang yang dilarang menerima sakramen ekaristi memiliki kriteria berikut.

  • Belum Dibaptis

Jika belum pernah dibaptis di gereja mana pun, maka Anda dilarang menerima sakramen ekaristi Katolik tersebut. Pembaptisan merupakan lambang atau simbol pengakuan terhadap kristus sebagai satu-satunya putra Allah.

Pembatisan juga merupakan tanda penghapusan dosa asal manusia, sehingga orang yang sudah dibaptis sepenuhnya dibersihkan dari segala dosa asal dan dosa pribadi. Begitu pun sebaliknya, maka orang yang belum dibaptis dilarang menerima sakramen ini.

  • Sudah Dibaptis Namun Bukan Persekutuan dalam Gereja Katolik

Misalnya Anda sudah pernah dibaptis di gereja lain, tidak langsung membuat Anda bisa menerima sakramen ekaristi. Setidaknya Anda terlebih dahulu harus diterima ke dalam persekutuan gereja Katolik agar layak menerima sakramen ekaristi tersebut. Jika Anda sudah secara resmi masuk ke dalam persekutuan gereja Katolik, maka Anda sudah layak menerima sakramen ekaristi Katolik.

  • Seseorang dalam Keadaan Dosa Berat

Dosa berat yang dilakukan oleh seseorang hanya dapat diampuni melalui sakramen tobat. Seseorang yang melakukan dosa berat tidak dapat menerima sakramen ekaristi karena hanya orang yang sudah dibersihkan dosanya yang bisa menerima sakramen ekaristi.

Seseorang yang melakukan dosa berat, berarti dengan sengaja memisahkan dirinya dari Tuhan. sehingga sakramen ekaristi tidak layak diterimanya. Maka jika ingin bisa menerima sakramen ekaristi ini, usahakan untuk selalu hidup dalam kekudusan.

  • Seseorang yang Sedang Diekskomunikasi

Umat Katolik yang sedang diekskomunikasi juga tidak dapat menerima sakramen ekaristi Katolik serta beberapa sakramen lainnya. Ekskomunikasi merupakan hukuman berat bagi umat Katolik, biasanya hal ini diberlakukan karena melakukan dosa yang sifatnya fatal. Melalui hukuman ekskomunikasi tersebut, diharapkan dapat memberikan efek jera serta mengakui perbuatannya, sehingga pengampunan bisa diberikan.

Larangan Menerima Sakramen Ekaristi Katolik yang Masih Berlaku
Larangan Menerima Sakramen Ekaristi Katolik yang Masih Berlaku

Baca juga : 7 Sakramen Yang Ada Dalam Gereja Katolik

Sengaja Terlambat Mengikuti Misa Tidak Diperkenankan Menerima Sakramen Ekaristi

Saat misa sedang berlangsung sebenarnya ada tiga tahapan liturgi dalam perayaan ekaristi tersebut, yaitu liturgi pembuka, liturgi sabda, dan juga liturgi ekaristi. Kegiatan liturgi tersebut merupakan satu rangkaian yang puncaknya berada di liturgi ekaristi.

Setiap umat wajib mengikuti seluruh liturgi tersebut agar dapat menerima sakramen ekaristi. Jika misalnya Anda terlambat dan tidak sempat mengikuti liturgi pembuka, maka Anda masih bisa mengikuti liturgi sabda serta mengikuti liturgi ekaristi.

Tetapi jika diketahui Anda dengan sengaja terlambat dan hanya mengikuti liturgi ekaristi, maka Anda tidak diperkenankan menerimasakramen ekaristi tersebut. Misa harus dikuti dari awal sampai akhir sehingga makna dan rahmat dari misa tersebut bisa diperoleh dan sakramen ekaristi Katolik bisa diterima dengan baik.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *