kota yerusalem pic

Obyek Yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata ke Yerusalem

Kawasan Holy Land terutama kota Yerusalem merupakan obyek wisata sejarah yang sangat terkenal dan selalu ramai didatangi umat Kristiani dari seluruh dunia. Ini daftar beberapa destinasi yang sangat menarik dan wajib dikunjungi saat berziarah ke kota suci tersebut.

Obyek yang Wajib Dikunjungi Saat Wisata ke Yerusalem

1. Bukit Sion

Berada di sebelah Selatan kota tua Jerusalem dan tidak jauh dari tembok kota Jerusalem. Di bukit sion terdapat beberapa tempat bersejarah seperti Makam Raja Daud (David’s Tomb), Ruang Perjamuan Terakhir (The Last Supper Room) dan Gereja Ayam Berkokok (Church of St.Peter Galicantu) yang berada di lereng bukit Sion. Dahulu bukit Sion sudah dikenal sebagai tempat tinggal yang terkenal oleh sebab itu imam agung Kayafas mendirikan rumahnya di sana yang sekarang menjadi Gereja Ayam Berkokok.

 

2. Gereja St. Anna

Salah satu gereja terbesar dengan arsitektur cantik di kota Yerusalem adalah Gereja St. Anna. Sesuai dengan namanya pembangunan gereja ini sebagai wujud penghormatan kepada Santa Anna dan Santa Joachim yang pernah tinggal di lokasi tersebut. Selain itu lokasi pembangunan gereja ini juga menjadi tempat kelahiran Bunda Maria yang tidak lain merupakan putri Santa Anna.

Tujuan lain dari pendirian Gereja Santa Anna yaitu sebagai pusat pendidikan untuk menyiapkan calon imam. Setelah selesai menempuh pendidikannya, para imam tersebut langsung dikirim ke wilayah-wilayah misi. Menurut sejarah, saat terjadi perang salib gereja ini pernah hancur, namun berhasil dibangun lagi beberapa tahun sesudahnya.

 

3. Old City Yerusalem

Kota Tua atau Old Cty Yerusalem merupakan kota yang memiliki kisah sejarah yang sangat panjang. Rasanya kurang lengkap jika berwisata ke Holy Land tapi mengunjungi Old City Yerusalem. Kota ini tidak hanya dianggap sebagai kota suci bagi umat Kristiani saja, namun juga oleh para pemeluk agama Islam dan Yahudi. Ketiga agama tersebut memberi penghormatan tinggi pada Old City Yerusalem.

 

4. Dome of the Rock

Bangunan ini merupakan wajah khas kota Jerusalem pada setiap gambar baik diposter maupun dipostcard, hal ini dikarenakan warna kuning emas dari kubah bangunan tersebut. Kubah emas dibangun pada tahun 691 oleh Kalifah Abdul El Malik tepat berada di kawasan Bait Allah yang merupakan bangunan paling suci bagi umat Yahudi.

Perjalanan sejarah dari tempat Kubah Emas ini berada sangat panjang dengan diawali dari kisah Abraham dimana dia akan mengorbankan anaknya Ishak. Lalu raja Daud membeli tempat ini untuk dibangun altar Tuhan dan tempat dimana Tabut Perjanjian 10 perintah Allah disimpan. Kemudian raja Salomo membangun Bait Allah yang pertama di tempat ini pula tetapi dihancurkan oleh raja Nebukadnezar dari Babilonia pada tahun 587 sebelum masehi, sejak itulah Tabut Perjanjian hilang. Lalu kemudian pembangunan diteruskan oleh raja Herodes dengan membangun Bait Allah yang kedua tetapi kembali dihancurkan kali ini oleh bangsa Romawi pada tahun 70 masehi. Pada tahun 636 masehi, bangsa Islam menduduki tempat ini dan mulai dibangun sebuah tempat ibadah.

 

5. Tembok Ratapan West Wall

Obyek berikutnya yang tidak kalah menarik di Holy Land yaitu Tembok Ratapan West Wall. Lokasi ini menjadi tempat untuk memanjatkan doa dan pengingat atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.

Sebagian besar wisatawan yang datang ke Tembok Ratapan West Wall adalah orang Yahudi. Meskipun demikian tidak sedikit penganut ajaran Kristus yang ikut berdoa dengan cara yang sangat unik yaitu menyelipkan tulisan doa pada kertas di sela-sela dinding tembok.

 

6. Dead Sea (Laut Mati)

Laut mati merupakan sebuah danau yang memiliki titik terendah di bumi di bawah permukaan laut.  Danau ini dinamakan laut mati karena tidak ada kehidupan yang dapat bertahan di laut mati ini dikarenakan kadar garamnya sekitar 30% dibandingkan dengan rata-rata kadar garam di laut yang sekitar 3% saja.

 

7. Caesarea

Adalah sebuah kota yang terletak di tepi laut Mediterania yang terkenal pada zaman dahulu. Caesarea ini dibangun oleh raja Herodes yang Agung dan nama dari Caesarea diambil dari nama Caesar Agustus. Kota ini sudah menjadi kota pelabuhan sejak abad ke 3 sebelum masehi. Kota Caesarea pada zaman raja Herodes memiliki bangunan-bangunan yang megah dan indah. Seperti amphitheater, pelabuhan laut, penginapan, kuil dewa, stadium, hippodrome dan lain-lain. Namun saat ini yang tersisa hanya reruntuhan saja dan yang masih dapat dilihat dengan jelas hanya beberapa bangunan saja seperti : amphitheater dan aqueduct (jembatan air). Aqueduct yang ada di kota Caesarea ini memiliki panjang kurang lebih 12 km. Gunanya untuk membawa air dari perbukitan Carmel ke kota Caesarea.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *