Menjadi Kardinal Kulit Hitam Pertama.

Uskup Wilton Gregory telah diumumkan menjadi kardinal pada Minggu 25 Oktober 2020. Pengangkatan tersebut membuatnya menjadi kardinal kulit hitam pertama dari Amerika. Pengumuman ini disampaikan oleh Paus Fransiskus beserta 12 kardinal lainnya dari Jendal yang menghadap Lapangan Santo Petrus di Vatikan. 

Wilton Gregory sendiri merupakan uskup Agung di Washington DC, dan saat ini sudah menginjak usia 72 tahun. Dalam hierarki gereja Katolik, kardinal sendiri bisa diartikan sebagai pastor senior yang berada dibawah kendali Paus secara langsung. Tugas Kardinal biasanya memilih Paus, saat gereja Katolik membutuhkan Paus Baru. 

Pemimpin gereja Katolik Paus Fransiskus mengangkat 13 pastor senior baru baru, sehingga jumlah pastor senior yang nantinya berhak memilih paus dalam konklaf menjadi 129 orang. Dari 129 orang tersebut, satu kardinal berasal dari Indonesia, yakni Mgr Ingatius Suharyo, yang sebelumnya menjabat sebagai Uskup Agung Jakarta. 

Fakta Wilton Gregory, Kardinal Kulit Hitam Pertama

Pengangkatan Wilton Gregory menjadi Kardinal menjadi perhatian banyak orang. Pasalnya Uskup Agung Washington DC ini, menjadi orang Afrika-Amerika pertama yang diangkat menjadi Kardinal. Masih banyak fakta menarik lain dari Gregory yang penting diketahui. Berikut ini kami rangkum beberapa faktanya untuk anda. 

  1. Ditahbiskan Menjadi Pastor Pada Usia 25 Tahun

Gregory sendiri ditahbiskan menjadi pastor saat usianya baru menginjak 25 tahun. Uskup dengan nama Lengkap Wilton Daniel Gregory ini ditahbiskan menjadi imam pada 9 Mei 1973. Pada 31 Oktober 1983, Gregory diangkat jadi Uskup Pembantu dari Chicago dan Titular Uskup dari Olivia. Pada 17 Januari 2005, Gregory ditahbiskan sebagai Uskup Agung. 

  1. Kerap Bersuara Lantang Terkait Pelecahan Seksual di Gereja

Fakta menarik lain dari Uskup Agung Washington ini adalah ia menantang keras pelecehan seksual dalam gereja Katolik. Seperti kita ketahui bahwa kerap terjadi pelecehan seksual dalam gereja, bahkan tidak jarang kaum rohaniawan sendiri pelakunya. Wilton kerap bersuara agar pelecehan seksual dibasmi dari gereja Katolik dan menegakkan hukum adil. 

  1. Kerap Mengkritik Donald Trump

Fakta menarik dari kardinal kulit hitam pertama dari Amerika ini adalah argumennya kerap mengkritik mantan Presiden AS Donald Trump. Donald Trump pernah berkunjung ke tempat doa Santo Yohanes Paulus II. Wilton sendiri menganggap bahwa tindakan Trump tersebut tidak pantas dan memandangnya sebagai perbuatan tercela. Kritikan tersebut dilontarkan karena sebelumnya Trump membubarkan paksa demonstran di Gedung Putih. 

  1. Pernah Dikritik Terkait Pembangunan Tempat Tinggal Uskup

Wilton sendiri pernah tersangkut kasus kontroversial pada tahun 2014. Ia banyak dikritik karena menggunakan dana sebesar 2,2 juta Dollar AS untuk membangun kediaman Uskup Agung baru. Pembangunan tersebut dinilai berlebihan dan menghamburkan dana. Pada 13 Maret, ia kemudian meminta maaf kepada Kesukupan Agung Atalanta atas perbuatannya. 

Paus Fransiskus Angkat 13 Kardinal Baru Katolik Roma 

Pada tanggal 25 Oktober 2020, setelah mendaraskan Doa Angelus di Lapangan St. Petrus Vatikan, Paus Fransiskus mengumumkan 13 kardinal baru, termasuk salah satunya Wilton Gregory. Nantinya 13 Kardinal baru tersebut akan dilantik pada 28 November 2020 dalam upacara pelantikan di Vatikan. 

Hanya saja dari 13 kardinal baru tersebut, terdapat 4 orang yang usianya sudah di atas 80 tahun. Dengan demikian keempat orang tersebut nantinya tidak memiliki hak memberikan suara pada saat pemilihan paus. National Catholic Reporter menuturkan bahwa selama masa jabatannya Paus Fransiskus akan memilih hampir 60% dari seluruh Kardinal. 

Pengangkatan Wilton Gregory sendiri telah mencatatkan sejarah baru, karena baru pertama kali keturunan Afrika-Amerika diangkat menjadi pastor senior. Tentunya banyak hal baik yang bisa dipetik dari kardinal kulit hitam pertama tersebut. 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *