agen wisata holyland photo

Tips Memilih Agen Wisata Untuk Berziarah ke Holy Land

Mendapatkan kesempatan untuk berziarah ke Holy Land merupakan keinginan setiap umat Kristiani dan Katolik. Saat kesempatan tersebut benar-benar ada, maka agar semua urusan bisa lancar sebaiknya menggunakan jasa agen wisata saja. Untuk memilih agen wisata yang bagus dan profesional, terapkan beberapa tips berikut ini.

Tips Memilih Agen Wisata Tour Holyland

Mengutamakan Agen Wisata Yang Memiliki Spesialisasi Tujuan

Agen wisata atau travel agen yang baik selalu bergerak dalam kegiatan wisata yang sifatnya lebih spesifik. Contohnya agen wisata yang secara khusus melayani jasa wisata umroh untuk umat Islam. Selain itu ada pula travel agen yang hanya melayani kegiatan wisata di kawasan-kawasan tertentu saja misalnya Amerika, Eropa dan sebagainya.

Sedangkan untuk umat Kristiani dan Katolik, sebaiknya memakai jasa agen wisata yang memiliki spesialisasi dalam mengadakan wisata ziarah khusus di area Holy Land. Jadi mereka lebih menguasai wilayah tersebut sekaligus mengurus segala macam dokumen perjalanan.

Urusan Pembiayaan

Setelah menemukan travel agen dengan spesialisasi perjalanan ke Holy Land, perhatikan pula fasilitas yang diberikan atau ditawarkan oleh agen tersebut. Teliti dengan seksama, terutama terkait dengan urusan pembiayaan.

Misalnya apakah biaya yang dibayarkan sudah termasuk biaya makan dalam perjalanan, jasa pemandu wisata dan lainnya. Hitung secermat mungkin biaya apa saja yang ditanggung oleh pihak agen dan biaya yang harus dikeluarkan sendiri.

Jangan Tergiur Dengan Tawaran Promo Diskon

Saat ini banyak sekali travel agen yang menawarkan paket perjalanan wisata ziarah ke Holy Land dengan harga yang sangat murah. Namun perlu diingat, jangan mudah percaya terhadap tawaran seperti ini.

Sebelum menentukan pilihan, pertimbangan secara masak dan teliti paket wisata ziarah yang ditawarkan tersebut. Mulai dari logistik, akomodasi, transportasi hingga lama perjalanan atau destinasi yang dituju. Harus dapat dipastikan tidak ada biaya lain yang harus dikeluarkan lagi yang membuat biaya pengeluaran jadi lebih besar.

Rute Dan Jalur Perjalanan

Hal terakhir yang perlu mendapat perhatian ketika memilih agen wisata ke Holy Land adalah masalah rute dan jalur perjalanan. Misalnya ada travel agen yang menawarkan 10 destinasi ziarah, maka paling sedikit harus ada 7 destinasi yang memang menjadi keinginan dan paham riwayat lokasi tersebut. Jadi ketika sampai disana dapat segera tahu apa yang mesti dilakukan dalam rangka untuk berdoa atau berziarah sekaligus berwisata.

Insight Tour

Sebagai rekomendasi, agen wisata Insight Tour selalu siap menjadi teman perjalanan karena  memang memiliki spesialisasi dalam kegiatan wisata ke Holy Land. Insight Tour selalu mengutamakan layanan yang sempurna sejak dari pemberangkatan hingga pulang kembali ke tanah air.

Jika ingin informasi yang lebih jelas dengan jadwal tour yang telah dibuat, dapat berkunjung di situsnya dengan alamat http://insighttour.id. Selain itu bisa datang kekantornya yang ada di Ruko Aldiron Blok A17-18, Jalan Daan Mogot Raya 119 Duri Kepa, Jakarta Barat.

ziarah paskah holyland img

Berwisata ke Holy Land Sambil Menyelami Sejarah Paskah

Paskah adalah sebuah momentum terbaik bagi umat katolik dan Kristiani dalam rangka untuk meningkatkan rasa keimanan pada Tuhan. Pada hari Paskah yang sangat istimewa dan disucikan ini, banyak gereja yang menyelenggarakan acara teatrikal berupa jalan salib yang dengan tujuan ikut merasakan penderitaan serta perjuangan Yesus demi menebus dosa-dosa umat manusia.

Sehubungan dengan hal ini, Yerusalem merupakan tempat ziarah terbaik yang sangat pantas untuk didatangi. Di kota ini terdapat berbagai lokasi yang sangat pantas dipilik sebagai suatu pijakan guna meningkatkan rasa iman. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut.

Tempat Ziarah Holyland Terbaik Untuk Dikunjungi Saat Paskah

  1. Via Dolorosa

Via Dolorosa sering juga dinamakan sebagai jalan salib sebab menjadi jalur yang dilalui oleh Yesus Kristus saat mendapat hukuman mati dengan cara disalib. Lokasi ini berupa jalan yang ada di kota Yerusalem dan berawal dari Benteng Antonia hingga Gereja Makam Suci.

Di sepanjang jalur tersebut terdapat pemberhentian berjumlah 14 pos. Pada saat perayaan hari Jumat Agung banyak sekali pemeluk Kristen dan Katolik dari seluruh dunia yang mendatangi tempat ini agar bisa ikut merasakan penderitaan Yesus pada akhir hayatNya.

  1. Bukit Zaitun

Di sebelah timur Yerusalem terdapat wilayah yang dinamakan Jabal al Tur atau Bukit Zaitun. Bukit ini merupakan area perkebunan zaitun dan dari puncaknya bisa terlihat jelas panorama kota Yerusalem.

Dalam kehidupannya, Yesus pernah memberikan ajaran doa Bapa Kami, meratapi kerusakan kota Yerusalem serta naik menuju surga. Di bukit ini pula terdapat masjid namun seringkali dikunjungi oleh umat Kristiani karena didalamnya terdapat bekas pijakan kaki Yesus.

Taman Gestemani yang menjadi tempat bagi Yesus saat berdoa sebelum mendapat hukuman salib juga berada di sekitar area Bukit Zaitun. Bahkan lokasi ini pula pernah terjadi peristiwa pengkhianatan yang dilakukan Yudas Iskariot pada Yesus demi imbalan uang perak.

  1. Church of Annunciation

Church of Annunciation memang bukan merupakan bangunan kuno karena baru berdiri pada tahuan 1969. Namun sebelumnya ditempat tersebut pernah berdiri sebuah gereja yang hancur karena ada peperangan. Lokasi Church of Annunciation ini terletak di kota Nazareth sehingga sangat pantas didatangi saat perayaan Paskah.

Nazareth sendiri merupakan kota dimana Bunda Maria bersama Yesus berasal. Lebih dari itu di gereja Church of Annunciation ini pula Bunda Maria mendapat kabar dari malaikat Gabriel bahwa dirinya akan mengandung seorang bayi dalam kondisi perawan.

  1. Gereja Kelahiran

Gereja Kelahiran atau Church of Nativity merupakan salah satu gereja tertua di seluruh dunia dan didirikan pertama kali pada tahun 326 masehi. Lokasinya berada di kota Bethlehem serta terletak persis di tanah yang menjadi tempat Yesus Kristus dilahirkan. Selain umat Kristiani, bangunan ini juga dianggap sebagai tempat suci oleh pemeluk Islam.

Meski penjagaannya tergolong sangat ketat, tetapi saat berwisata ziarah ke Holy Land tempat ini juga tetap layak untuk dikunjungi. Apalagi jika mengingat bahwa lembaga Unesco sudah mencatatnya sebagai salah satu situs warisan dunia.

Insight Tour akan memandu Anda dalam melakukan napak tilas balik perjalanan Yesus Kristus secara khusyuk saat Paskah dengan pelayanan terbaik!

 

Taman Getsemani photo

Menapak Sejarah Yesus di Taman Getsemani

Getsemani yang menurut bahasa Ibrani berarti Kilang Minyak Zaitun adalah destinasi wisata yang terletak di wilayah Bukit Zaitun. Dari Injil Lukas disebutkan saat melakukan kunjungan terakhir pada siang hari di Yerusalem, Yesus memberi pengajaran di Bait Allah. Selanjutnya dimalam harinya dia keluar lalu menginap di Bukit Zaitun.

Di Taman Getsemani ini terdapat pohon zaitun yang jumlahnya ada 8 dan berusia lebih dari 3.000 tahun. Sehingga bisa dipastikan ketika Yesus mengucap doa sebelum meninggal, pohon ini sudah ada.

Destinasi Ziarah Taman Getsemani

Gereja Segala Bangsa

Begitu sampai di Taman Getsemani, wisatawan dan peziarah akan menjumpai basilika yang dibangun pada era kekaisaran Teodosium pada tahun 379 hingga 395 masehi. Tapi sayangnya basilika ini mengalami kehancuran saat terjadi perang salib.

Selanjutnya mulai abad IV, tempat peribadatan ini dipindah ke sebuah goa yang dulu menjadi tempat penciuman Yudas pada Yesus. Kemudian pada tahun 1924, dibangun sebuah gereja di lokasi tersebut. Ditengah Gereja ada satu batu berukuran besar yang sering disebut sebagai batu sakrat maut. Batu ini diyakini merupakan tempat Yesus berdoa kepada bapaNya dalam sakrat maut sampai berkeringat darah sebelum dikhianati oleh Yudas dan ditangkap para serdadu. Gereja ini diberi nama Gereja Segala Bangsa karena pembangunan gereja ini dibiayai oleh 12 bangsa (negara) di dunia yang kemudian ditandai dengan lambang-lambang dan kubah gereja. Selain memiliki nama sebagai gereja segala bangsa, gereja ini juga dikenal sebagai gereja Agony yang artinya penderitaan oleh karena itu interior gereja ini berkesan agak gelap guna disesuaikan dengan arti nama gereja tersebut.

Gua Gestmani

Masih di lokasi yang sama, ada satu kapel dalam goa yang jadi tempat para pengikut Yesus berhenti. Dalam Markus  14: 32-33 dikisahkan, Yesus bersama para muridNya mendatangi sebuah tempat yang dinamakan Getsemani.

Goa ini sendiri berukuran panjang sekitar 17 meter dengan lebar 9 meter dan tinggi 5,3 meter. Goa Getsemani yang juga sering dinamakan sebagai Goa Penangkapan Yesus tersebut pernah mengalami kerusakan parah pada tahun 1955. Tetapi satu tahun kemudian berhasil direnovasi oleh biarawan dari OFM.

Gereja Kubur Maria

Destinasi lainnya yang sangat menarik dikunjungi saat berziarah di Taman Getsemani adalah Gereja Kubur Maria dan sering pula dikasih nama dengan sebutan Gereja Maria Diangkat ke Surga. Dalam suatu kisah diceritakan, saat meninggal di kota Yerusalem ibunda Yesus segera dibawa ke surga oleh anaknya.

Akan tetapi ada riwayat lain yang menyebutkan apabila ibunda Yesus yang sudah meninggal langsung dimakamkan di pinggiran Taman Getsemani. Di tempat inilah kemudian pada tahun 455 masehi dibangun sebuah gereja kecil tetapi dihancurkan oleh tentara Persia sekitar tahun 614.

Selanjutnya pada tahun 1187 gereja tersebut dibangun lagi oleh tentara Salib dan sejak tahun 1757 dikelola oleh Biarawan Fransiskan. Namun sesudah itu pengelolaanya berpindah tangan lagi dan dikuasai oleh Gereja Armenia dan Ortodoks Yunani.

Setelah menuruni sebanyak 50 anak tangga, peziarah bisa langsung masuk ruang bawah tanah dan akan menjumpai satu kapel. Di kapel ini ada satu peti mayat yang konon menjadi tempat peletakan mayat Bunda Maria sebelum dikubur dan diangkat ke surga.

Itulah beberapa destinasi wisata rohani yang sangat menarik untuk diziarahi saat berkunjung di Taman Gestemani. Di tempat inilah seakan-akan kita diajak menapaki kisah sejarah Yesus yang tidak pernah lelah berkorban demi keselamatan pengikutNya.

kota yerusalem pic

Obyek Yang Wajib Dikunjungi Saat Berwisata ke Yerusalem

Kawasan Holy Land terutama kota Yerusalem merupakan obyek wisata sejarah yang sangat terkenal dan selalu ramai didatangi umat Kristiani dari seluruh dunia. Ini daftar beberapa destinasi yang sangat menarik dan wajib dikunjungi saat berziarah ke kota suci tersebut.

Obyek yang Wajib Dikunjungi Saat Wisata ke Yerusalem

1. Bukit Sion

Berada di sebelah Selatan kota tua Jerusalem dan tidak jauh dari tembok kota Jerusalem. Di bukit sion terdapat beberapa tempat bersejarah seperti Makam Raja Daud (David’s Tomb), Ruang Perjamuan Terakhir (The Last Supper Room) dan Gereja Ayam Berkokok (Church of St.Peter Galicantu) yang berada di lereng bukit Sion. Dahulu bukit Sion sudah dikenal sebagai tempat tinggal yang terkenal oleh sebab itu imam agung Kayafas mendirikan rumahnya di sana yang sekarang menjadi Gereja Ayam Berkokok.

 

2. Gereja St. Anna

Salah satu gereja terbesar dengan arsitektur cantik di kota Yerusalem adalah Gereja St. Anna. Sesuai dengan namanya pembangunan gereja ini sebagai wujud penghormatan kepada Santa Anna dan Santa Joachim yang pernah tinggal di lokasi tersebut. Selain itu lokasi pembangunan gereja ini juga menjadi tempat kelahiran Bunda Maria yang tidak lain merupakan putri Santa Anna.

Tujuan lain dari pendirian Gereja Santa Anna yaitu sebagai pusat pendidikan untuk menyiapkan calon imam. Setelah selesai menempuh pendidikannya, para imam tersebut langsung dikirim ke wilayah-wilayah misi. Menurut sejarah, saat terjadi perang salib gereja ini pernah hancur, namun berhasil dibangun lagi beberapa tahun sesudahnya.

 

3. Old City Yerusalem

Kota Tua atau Old Cty Yerusalem merupakan kota yang memiliki kisah sejarah yang sangat panjang. Rasanya kurang lengkap jika berwisata ke Holy Land tapi mengunjungi Old City Yerusalem. Kota ini tidak hanya dianggap sebagai kota suci bagi umat Kristiani saja, namun juga oleh para pemeluk agama Islam dan Yahudi. Ketiga agama tersebut memberi penghormatan tinggi pada Old City Yerusalem.

 

4. Dome of the Rock

Bangunan ini merupakan wajah khas kota Jerusalem pada setiap gambar baik diposter maupun dipostcard, hal ini dikarenakan warna kuning emas dari kubah bangunan tersebut. Kubah emas dibangun pada tahun 691 oleh Kalifah Abdul El Malik tepat berada di kawasan Bait Allah yang merupakan bangunan paling suci bagi umat Yahudi.

Perjalanan sejarah dari tempat Kubah Emas ini berada sangat panjang dengan diawali dari kisah Abraham dimana dia akan mengorbankan anaknya Ishak. Lalu raja Daud membeli tempat ini untuk dibangun altar Tuhan dan tempat dimana Tabut Perjanjian 10 perintah Allah disimpan. Kemudian raja Salomo membangun Bait Allah yang pertama di tempat ini pula tetapi dihancurkan oleh raja Nebukadnezar dari Babilonia pada tahun 587 sebelum masehi, sejak itulah Tabut Perjanjian hilang. Lalu kemudian pembangunan diteruskan oleh raja Herodes dengan membangun Bait Allah yang kedua tetapi kembali dihancurkan kali ini oleh bangsa Romawi pada tahun 70 masehi. Pada tahun 636 masehi, bangsa Islam menduduki tempat ini dan mulai dibangun sebuah tempat ibadah.

 

5. Tembok Ratapan West Wall

Obyek berikutnya yang tidak kalah menarik di Holy Land yaitu Tembok Ratapan West Wall. Lokasi ini menjadi tempat untuk memanjatkan doa dan pengingat atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.

Sebagian besar wisatawan yang datang ke Tembok Ratapan West Wall adalah orang Yahudi. Meskipun demikian tidak sedikit penganut ajaran Kristus yang ikut berdoa dengan cara yang sangat unik yaitu menyelipkan tulisan doa pada kertas di sela-sela dinding tembok.

 

6. Dead Sea (Laut Mati)

Laut mati merupakan sebuah danau yang memiliki titik terendah di bumi di bawah permukaan laut.  Danau ini dinamakan laut mati karena tidak ada kehidupan yang dapat bertahan di laut mati ini dikarenakan kadar garamnya sekitar 30% dibandingkan dengan rata-rata kadar garam di laut yang sekitar 3% saja.

 

7. Caesarea

Adalah sebuah kota yang terletak di tepi laut Mediterania yang terkenal pada zaman dahulu. Caesarea ini dibangun oleh raja Herodes yang Agung dan nama dari Caesarea diambil dari nama Caesar Agustus. Kota ini sudah menjadi kota pelabuhan sejak abad ke 3 sebelum masehi. Kota Caesarea pada zaman raja Herodes memiliki bangunan-bangunan yang megah dan indah. Seperti amphitheater, pelabuhan laut, penginapan, kuil dewa, stadium, hippodrome dan lain-lain. Namun saat ini yang tersisa hanya reruntuhan saja dan yang masih dapat dilihat dengan jelas hanya beberapa bangunan saja seperti : amphitheater dan aqueduct (jembatan air). Aqueduct yang ada di kota Caesarea ini memiliki panjang kurang lebih 12 km. Gunanya untuk membawa air dari perbukitan Carmel ke kota Caesarea.

holyland tour photo

Mau Ziarah Ke Holy Land? Ini Manfaat Yang Didapat!

Kita percaya bahwa Tuhan Yesus senantiasa hadir di dalam setiap kehidupan kita. Dimana kita berada, Dia senantiasa menyertai kita. Kehadiran Tuhan Yesus di dalam hidup kita, membawa kerinduan setiap kita untuk dapat mengenal Dia lebih dekat lagi. Mengenal Dia lebih dekat lagi dengan salah satunya ikut ambil bagian dalam perjalanan hidup Tuhan Yesus di Holyland.

Manfaat Yang Diperoleh Dari Ziarah Holyland

Melalui perjalanan ziarah ke Holyland, kita akan mengalami secara pribadi kehidupan Tuhan Yesus. Napak tilas yang kita lakukan selama perjalanan ziarah ini akan membuat kita menyadari karya nyata Allah Bapa melalui kehidupan Tuhan Yesus untuk setiap kita umatNya. Kita akan melihat secara nyata tanda-tanda kehadiranNya, mujijatNya serta apa yang telah Dia lakukan untuk kita semua. Bukan hanya sekedar mendengar dan mengetahui, tetapi kita semua diajak ikut mengalami serta merasakan apa yang Tuhan Yesus alami, lakukan dan khususnya pengorbananNya yang begitu besar untuk kita semua. Karena seringkali manusia memerlukan tanda akan kehadiranNya agar iman kita boleh semakin bertumbuh. Semua pengalaman ini akan membawa kita akan kasihNya yang semakin nyata dalam hidup kita.

Manfaat berikutnya dari kunjungan atau ziarah ke lokasi-lokasi yang dulu merupakan tempat yang pernah dikunjungi atau dilewati Tuhan Yesus adalah sebagai bentuk usaha untuk menebus dosa. Kegiatan ziarah tersebut dapat menghadirkan kesadaran dari dalam diri kita atas kebesaran kasih dari Yesus Kristus Sang Putra Allah yang selalu berkorban demi keselamatan umat Manusia.

Persiapan

Sebelum melakukan perjalanan dan berziarah ke Holyland, sebaiknya setiap kita melakukan persiapan rohani terlebih dahulu. Bisa dengan membaca Firman yang melatarbelakangi lokasi-lokasi yang akan kita kunjungi. Cerita terkait dengan kelahiran bayi Yesus. Perjalanan keluarga kudus dari Nazareth, tempat-tempat dimana Tuhan Yesus melakukan mujijat sampai pada pengorbananNya yang begitu besar di kayu salib. Selain itu juga dipersiapkan melalui doa – doa, doa novena dan juga Sakramen Tobat. Sehingga ketika sudah sampai di tempat tujuan, hati dan pikiran menjadi bersih. Bisa menyelami kisah-kisah tentang lokasi yang dikunjungi dengan hati yang jernih. Satu hal lagi, jangan lupa membawa buku doa, kitab suci dan Rosario.

Persiapan yang penting juga dengan menjaga kesehatan kita, menyiapkan pakaian yang sopan dan nyaman serta membawa obat-obatan yang kita perlukan sehingga seluruh perjalanan ziarah kita ke Holyland dapat berjalan lancar.

diskon tour holyland photo

Promo Merdeka! Dapatkan Diskon Langsung $170

DISKON $170 Paket Tour Holyland!

Untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan Indonesia ke 72, Insight Tour mengadakan Promo Merdeka. Pada kesempatan ini Insight Tour memberikan diskon langsung senilai USD 170 kepada seluruh peziarah yang rindu untuk merasakan kuasa kebesaran Tuhan kita secara langsung di Tanah Perjanjian (Holyland). Promo ini akan berakhir pada tanggal 31 Agustus 2017.

Berikut merupakan Syarat dan Ketentuan Promo Merdeka:

  1. Promo Merdeka hanya berlaku untuk keberangkatan di tahun 2017
  2. Peserta wajib melakukan pendaftaran dan melakukan pembayaran DP paling lambat tanggal 31 Agustus 2017
  3. Promo Merdeka tidak dapat digabung dengan promo lainnya.

Bagi Anda yang hendak menggunakan Promo Merdeka, Anda dapat langsung datang ke alamat kantor kami di Jl. Daan Mogot Raya No. 119, Ruko Aldiron Blok A 17-18 Duri Kepa Jakarta Barat.  Anda juga dapat langsung menghubungi kami di (021) 2944 8465 atau  0812 8400 8115 (Marlando).

Jangan sampai kelewatan!

 

 

 

Gereja Kana photo

Menyusuri Kisah Yesus di Gereja Kana

Kota Kana merupakan sebuah kota kecil yang berada di perbatasan antara Israel dan Lebanon. Kota ini sebetulnya jadi bagian dari Galilea dan lokasinya cukup dekat dengan Laut Galilea yang seringpula disebut sebagai Danau Tiberias.

Sebagian besar penduduknya merupakan penganut agama Islam sedangkan sisanya menjadi pengikut Kristen. Kota ini juga sering disebut dengan nama kota Arab karena didominasi oleh warga keturunan Arab, baik yang beragama Islam atau Kristen.

Sejarah Kota Kana

Mukjizat Yesus

Sejak puluhan abad lalu kota ini terkenal sebagai tempat Yesus mendapatkan mukjizat untuk pertama kalinya berdasarkan permintaan dari ibuNya. Mukjizat ini berupa kemampuan Yesus yang bisa merubah air jadi anggur di sebuah acara pernikahan. Peristiwa ini diriwatkan dalam Yohanes 2 : 1-11.

Sedangkan dalam Yohanes 4 : 46-54, diceritakan Yesus punya mukjizat kedua yang membuat diriNya dapat menyembuhkan seorang anak pejabat dari jarak jauh di Kapernaum. Selain itu masih ada 2 tempat lain di daerah Galilea bersama satu wilayah di Lebanon Selatan yang juga dipercaya sebagai Kana menurut kitab suci Alkitab.

Gereja Kana

Sementara itu Gereja Kana/Cana sendiri adalah sebuah situs arkeologi yang setelah dilakukan penggalian banyak ditemukan benda-benda bersejarah. Salah satunya adalah komplek makam yang berasal dari zaman Byzantine sekitar abad V dan VI masehi, runtuhan sinagoga Yahudi, rumah abad IV, bangunan abad XIV hingga kapel Fransiskan dari tahun 1880.

Temuan arkeologi yang berasa dari zaman-zaman yang tidak sama ini merupakan suatu bukti jika wilayah tersebut mempunyai peran sangat penting. Terutama untuk para pemeluk agama samawi.

Di Kana, terdapat dua gereja yang masing-masing digunakan untuk beribadah bagi penganut Katolik dan Ortodoks. Semua sering dipakai untuk menggelar acara sakramen bagi pasangan yang ingin menikah.

Gereja yang dipakai oleh umat Katolik merupakan milik biarawan OFM. Didirikan diatas bekas reruntuhan gereja kuno peninggalan abad IV masehi. Di lokasi inilah pernah ditemukan mozaik dari abad tersebut.

Di gereja yang dipakai secara resmi mulai tahun 1906 ini juga terdapat tempayan yang mirip sekali dengan tempayan dari zaman Yesus. Sedangkan dindingnya diberi hiasan lukisan yang menggambarkan Yesus sedang hadir dalam sebuah acara pernikahan di kota Kana.

Gereja kedua yaitu Gereja Ortodoks Yunani letaknya tidak jauh dari gereja pertama. Di masa lalu, gereja ini merupakan tempat diselenggarakannya acara pernikahan yang dihadiri Yesus dan masing-masing yaitu pernikahan Taman Firdaus, pernikahan Tobit dan pernikahan Sara.

Gereja St. Bartolomeus

Selain itu di Kana masih ada satu gereja Katolik lagi yang dikelola olah biarawan OFM dan didirikan dengan tujuan memberi penghormatan pada St. Bartolomeus atau Natanael. Sosok ini menjadi salah satu murid Yesus dan namanya tertulis pada Injil Yohanes 1 : 47-49.

Sama dengan gereja lainnya yang ada di Kana, Gereja St. Bartolomeus juga sering dijadikan sebagai tempat untuk berziarah dan berdoa sebab pendiriannya juga berkaitan dengan sejarah Yesus.

Kota Bethlehem img

Menikmati Keindahan dan Keagungan Kota Bethlehem

Bethlehem merupakan kota kecil yang terletak di Yudea dan berjarak sekitar 10 km sebelah Selatan kota Jerusalem. Kota Bethlehem sangat dikenal olah umat Kristiani seluruh dunia dikarenakan sebagai kota kelahiran Yesus. Kata Bethlehem mempunyai arti sebagai ‘rumah daging’ menurut bahasa Arab. Namun dibahasa Ibrani, Bethlehem mengandung mana sebagai ‘rumah roti’

Alkitab sendiri mencatat beberapa kisah sejarah di kota Bethlehem seperti kisah Ruth, Raja Daud dan Rachel. Kota Bethlehem berada diketinggian 770 m dari permukaan laut namun tidak jauh dari kota ini terdapat gurun Judea yang gersang, oleh karena itu kota ini berada tidak jauh dari kota-kota lain selain Jerusalem seperti Hebron, Bethel dan Beersheva sehingga jalur antara kota-kota itu semua dikenal sebagai jalur Bapa Segala Bangsa (Abraham). Para peziarah bila ke Bethlehem selalu mengunjungi 2 tempat terkenal yaitu Gereja Kelahiran Yesus (Church of Nativity) dan Gereja Padang Gembala (Shepherd’s Field)

Destinasi Ziarah Kota Bethlehem

Gereja Kelahiran Yesus

Apabila ingin berkunjung ke gereja tempat kelahiran Yesus, pengunjung harus melewati lebih dulu halaman yang sangat panjang dan luas. Setelah itu akan masuk ke Basilika Kelahiran, yang dari arah luar terlihat seperti bangunan benteng.

Di sisi kiri dan kanan Basilika tersebut terdapat tiga biara. Pertama adalah biara Katolik OFM dan yang kedua Ortodoks Yunani serta yang ketiga Ortodoks Armenia. Ketika terjadi perang salib, semua pintu masuk kedalam gereja direndahkan ukurannya agar tidak ada musuh yang dapat memasukinya.

Namun pada sisi yang lain perubahan ukuran pintu ini juga dimaksudkan agar setiap peziarah mau merundukan kepala serta merendahkan diri dihadapan Tuhan. Karena itu banyak warga kota Bethlehem yang menyebut pintu ini dengan nama Pintu Kerendahan Hati.

Saat berada di sisi kanan basilika, pengunjung dapat menyaksikan penggambaran silsilah dari Yesus Kristus. Sedangkan di sisi kirinya terdapat suatu gambar ekaristi yang juga bersumber dari kisah Yesus. Kemudian pada lantai utamanya bisa dijumpai sisa-sisa hiasan mozaik yang merupakan peninggalan era Konstantinus.

Basilika Kelahiran

Begitu memasuki Basilika Kelahiran, dibawah altar utama Ortodoks Yunani pengunjung bisa langsung turun melalui tangga untuk menuju Gua Kelahiran Yesus. Tempat ini dikasih tanda berbentuk bintang. Disebelah kanannya ada sebuah palungan. Di palungan inilah bayi Yesus diletakan tidak lama setelah lahir.

Gereja Padang Gembala

Gereja Padang Gembala yang berada di Bet Sahur, sebelah timur kota Betlehem. Menurut cerita, Padang Gembala ini menjadi tempat malaikan memberi kabar atas kelahiran Yesus pada para penggembala domba.

Obyek Wisata Ziarah Lainnya

Selain gereja dan Basilika Kelahiran, masih banyak sekali destinasi wisata di Bethlehem yang sangat menarik untuk dijadikan tempat berziarah. Misalnya Gereja St. Katarina yang dimiliki oleh penganut Katolik Roma. Setiap tanggal 24 Desember, gereja yang dibangun pada tahun 1881 menyelenggarakan misa agung.

Destinasi ziarah berikutnya yang tidak boleh dilewatkan yaitu pemakaman istri Yakub, Rahel yang merupakan nenek moyang dari bangsa Israel. Selama berabad-abad kuburan ini menjadi tempat ziarah bagi penganut ajaran Kristen dan Yahudi.

Tertarik untuk menikmati keindahan dan keagungan Kota Bethlehem?? Klik di sini

danau galilea photo

Danau Galilea Tempat Yesus Menunjukan Mukjizat dan Kisah Tentang Ikan Petrus

Jika dilihat dari ketinggian, Danau Galilea yang berada di kota Tiberias terlihat mirip dengan harpa. Sebagian orang menyebut danau ini dengan nama Danau Genesaret, Danau Kinnereth atau Danau Tiberias. Ukuran panjangnya sekitar 22 km dengan lebar kurang lebih 12 km.

Karena berada di bawah permukaan laut sekitar 210 meter, danau ini dianggap sebagai danau paling rendah kedua sedunia. Yang pertama adalah Laut Mati. Di danau Galilea pula ada aliran sungai Yordan dari utara menuju selatan.

Mukjizat Yesus di Danau Galiea dan Cerita Ikan Petrus

Meski luasnya tidak terlalu besar, namun danau Galilea tetap bisa dijadikan sebagai destinasi wisata ziarah saat berkunjung ke Holy Land. Terlebih lagi disekitarnya terdapat banyak sekali destinasi ziarah lainnya terutama di kawasan kota Tiberias.

Dari segi sejarah, Danau Galilea memiliki cerita yang begitu bagus untuk dihayati sekaligus direnungkan. Danau tersebut merupakan tempat Yesus Kristus menunjukan mukjizat mampu berjalan kaki diatas permukaan air. Kisah tentang perahu yang menjadi tumpangan Yesus dan murid-muridnya saat terkena badai tertulis di Markus 4 : 35-41.

Selain itu masih ada mukjizat lain yang dimiliki Yesus sehubungan dengan keberadaan danau ini. Diriwayatkan suatu ketika Yesus memberi perintah pada seorang muridnya yang bernama Petrus untuk pergi mencari ikan atau memancing di sebuah danau yaitu danau Galilea.

Sebelum berangkat, Petrus mendapat pesan dari Yesus bahwa ikan yang nanti akan dipancing pertama kali akan memiliki kepingan uang dirham dalam mulutnya. Ternyata apa yang sudah disampaikan Yesus terbukti secara nyata. Saat Petrus berhasil memancing ikan, terdapat uang berbentuk kepingan senilai 4 dirham.

Sajian Masakan Ikan Petrus di Danau Galilea

Berdasarkan riwayat tersebut, ikan yang hidup di Danau Galilea diberi nama ikan petrus dan sampai saat ini ikan-ikan tersebut masih ada dan berkembangbiak di tempat yang sama. Oleh karena itu ketika berwisata ziarah di destinasi ini, tidak ada salahnya mencoba mencicipi ikan tersebut.

Selama ini sebagian penduduk asli yang tinggal dikawasan tersebut memang bekerja sebagai nelayan atau pencari ikan petrus untuk diolah menjadi masakan dan dijual lagi pada peziarah. Biasanya masakan ikan petrus ini dijadikan sebagai menu hidangan utama. Agar terasa lebih lezat dan pas dengan lidah orang Indonesia, masakan ini bisa diberi bumbu tambahan sendiri berupa saus atau kecap manis.

Masakan Ikan Petrus Danau Galilea img

via dolorosa pic

Via Dolorosa, Napak Tilas Jalan Salib Yesus

Via Dolorosa merupakan rute terpenting bagi kita umat Kristiani, ketika kita berziarah ke Holy Land. Via Dolorosa yang merupakan rute yang ditempuh Yesus setelah ia diadili oleh Pilatus, disalibkan, wafat dan dimakamkan. Ada total 14 stasiun di sepanjang jalan ini, berdasarkan kejadian yang terjadi dalam perjalanan menuju bukit Golgota, tempat penyaliban, yang terletak di Gereja Makam Suci. Delapan stasiun ditandai di sepanjang jalan kota tua, sementara 6 stasiun tambahan merupakan tempat di kompleks gereja tersebut.

Meskipun panjang Via Dolorosa hanya 600 kaki, rute Jalan Salib yang berbelok-belok membawa Kita melalui penderitaan dan pengorbanan Yesus dari penangkapannya di Benteng Antonia hingga penyalibannya dan akhirnya penguburan di Gereja Kudus Kubur. Rute Via Dolorosa dimulai di dekat Gerbang Lions di Quarter Muslim dan berakhir di Gereja Makam Suci di Quarter Kristen, yang mencakup 500 meter dan menggabungkan 14 Stasiun Salib. Masing-masing dari 14 Stasiun Salib di sepanjang Via Dolorosa ditandai dengan sebuah plakat, namun tanda-tanda kecil ini bisa sulit dikenali. Via Dolorosa sendiri bisa menjadi tempat yang sulit untuk berziarah, karena melalui jalan-jalan yang sibuk dilapisi dengan toko-toko makanan dan turis.

napak tilas via dolorosa img

 

Napak Tilas Via Dolorosa

Via Dolorosa memang menyajikan napak tilas mengharukan. Perhentian pertama, tempat Yesus dijatuhi hukuman mati misalnya. Tempat ini merupakan benteng tempat Pontius Pilatus, wali negeri saat itu bekerja. Ketika Tuhan Yesus diserahkan dari rumah Imam Kayafas, Dia dibawa ke hadapan Pilatus dan dijatuhi hukuman mati. Untuk menandai tempat perhentian pertama ini, berdiri gereja yang dibuat oleh seorang Romo sekaligus arsitek dari Italia, Antonio Barluci.

Sepanjang jalan salib Yesus berdiri gereja atau kapel untuk menandai perhentian. Gereja tersebut bukan hanya menginduk pada gereja Katolik, tetapi ada juga yang berada dalam lingkup Gereja Polandia dan Gereja Koptik. Di lokasi Yesus wafat berdiri altar Gereja Yunani Orthodoks yang berdampingan dengan altar Gereja Katolik Fransiscan.

Perhentian keenam merupakan perhentian berdasarkan tradisi. Di lokasi yang sekarang berdiri Gereja Katolik Yunani ini, Veronica, mengusap wajah Yesus dengan sapu tangan sutranya. Sapu tangan tersebut sekarang tersimpan di Basilica St. Peter, Vatikan. Pada sapu tangan tersebut terdapat noda keringat bercampur darah Yesus.

Sedangkan pada kubur Yesus yang berada di perhentian 14 terdapat dekorasi yang indah. Kubur ini sekarang sudah dilapisi batu marmer dengan hiasan–hiasan yang indah. Di tempat ini bisa dijumpai sebuah lukisan yang indah tentang kebangkitan-Nya.

Rindu untuk melakukan Napak Tilas Jalan Salib Yesus di Via Dolorosa? Segera hubungi Insight Tour sekarang juga!