Explore Ziarah Eropa (PART 1)

Wow! Ternyata ziarah tak hanya dilakukan di Holy Land saja, ternyata banyak sekali tempat-tempat menarik untuk ziarah yang dapat kita kunjungi di Eropa. Mulai dari Eropa Barat hingga Eropa Timur. Yuk, kita intip dimana saja letaknya:

 

Warsawa (Polandia)

Untuk yang satu ini tak boleh dilewatkan bila Anda berkunjung ke Warsawa! Kota Tua atau dalam bahasa Poland disebut Stare Miasto (dibacanya sama dengan ejaan bahasa Indo: Stare Miasto) adalah distrik bersejarah yang paling tua di Warsawa. Dibangun pada abad ke-13, seluruh bangunan di tempat ini pernah dihancurkan sampai rata dengan tanah oleh tentara Jerman pada saat Perang Dunia II. Barulah tahun 1950-an dibangun kembali dan masuk daftar UNESCO World Heritage Site. Di Kota Tua Anda disuguhkan dengan obyek-obyek bangunan bersejarah yang klasik.  Dimulai dari Royal Castle(Zamek Krolewski), Kolumn King Zygmunt, St Anna Church, dan St. John Cathedral hingga ke jantung kota, yaitu Old Town Square (Rynek Starego Miasto) yang dikelilingi oleh bangunan ekletik berwarna-warni dan ditengahnya dibangun patung Syrena (putri duyung lambang kota Warsawa).

 

Krakow (Polandia)

Krakow Old Town memiliki lokasi yang dekat dengan stasiun utama Krakow Główny. Jika Anda pergi ke Krakow menggunakan kereta api dari Warsawa, Berlin, atau Praha, maka Anda akan turun di stasiun Krakow Główny. Di dekat Sukiennice, terdapat gereja St Mary’s Basilica dengan arsitektur Gothic yang sangat terkenal. Dibangun pada abad ke-14, fondasinya berasal dari awal abad ke-13 dan berfungsi sebagai salah satu contoh terbaik arsitektur Gothic Polandia. Tingginya 80 m (262 kaki), sangat terkenal karena altar kayu yang diukir oleh Veit Stoss (Wit Stwosz). Kemudian Anda juga dapat mengunjungi Komplek Biara Suster Bunda Allah Kerahiman di Lagiewniki. Di biara ini Santa Faustina wafat dan disana terdapat Kapel di mana terdapat makam dari Santa Faustina.

 

Riga (Latvia)

Riga merupakan kota yang menjadi pusat pemerintahan di Latvia. Di kota ini terdapat Gereja Santo Petrus yang merupakan gereja tertua di Riga yang dibangun pada tahun 1209. Kemudian terdapat juga Dome Cathedral yang merupakan salah satu simbol dari Kota Riga, dibangun pada tahun 1211 dan direstorasi kembali pada abad ke 19.

 

Tempat Ziarah Menarik Yang Wajib Dikunjungi Di Turki

Ziarah memiliki tujuan untuk mengingat kembali, meneguhkan iman atau menyucikan diri. Biasanya umat Kristiani dikenal melakukan perjalanan ziarah ke Israel, Mesir dan sekitarnya dikarenakan tempat-tempat tersebut menjadi saksi dimana karya Tuhan bekerja melalui Yesus dan juga para nabi yang ada dalam alkitab.

 

Tak hanya di Israel dan Mesir saja yang dapat dijadikan destinasi untuk melakukan ziarah, Turki pun memiliki banyak tempat ziarah yang menarik yang dapat Anda kunjungi dengan nilai historis dan pemandangan yang indah. Berikut Insight Tour rangkum beberapa tempat ziarah yang menarik yang dapat Anda kunjungi di Turki.

Anthiokhia

Anthiokhia merupakan kota yang dibangun sebagai penghormatan kepada Kaisar Anthiokus. Kota ini dibangun pada tahun 301 SM oleh Seleukus Nikator. Terletak di Provinsi Hatay di selatan Turki. Pada waktu Bangsa Romawi mengalahkan Syria tahun 64 SM, Anthiokhia ditunjuk sebagai Ibukota Roma di Timur. Bangsa Romawi membangun gedung-gedung indah, tempat berdoa, membuat saluran air serta membangun jalan utama dengan batu marmer. Kota ini dikenal sebagai pusat dari Kristianitas, dan dikota inilah pertama kali orang-orang pengikut Kristus disebut sebagai Kristen. Anthiokia menjadi saksi dari beberapa kisah misionaris yang ada dalam alkitab, salah satunya kisah Santo Paulus. Di kota ini terdapat St. Peter’s Grotto yang merupakan tempat St. Paulus berkotbah dan Iron Gate yang merupakan satu-satunya pintu masuk kota dalam cerita Kitab Suci.

 

Ephesus

Kota kuno Efesus terletak di Selcuk, sebuah kota kecil 30 km jauhnya dari Kusadasi. Ephesus yang didirikan sebagai pelabuhan, dulunya adalah pusat komersial yang paling penting, terletak di lembah yang sangat subur. Kota ini dahulu juga menjadi pusat perdagangan dunia kuno, awal perkembangan pusat religius Kekristenan, dan pusat pariwisata penting di Turki. Terdapat beberapa tempat ziarah yang dapat dikunjungi dekat kota Ephesus, seperti : Rumah Santa Perawan Maria, Basilika Santo Yohanes, dan Makam Santo Lukas.

 

Laodicea

Gereja Laodicea merupakan sebuah komunitas kristen yang didirikan di kota tua Laodicea (di sungai Lycus, di Propinsi Roma di Asia Minor). Gereja ini didirikan pada masa awal kekristenan dan sangat terkenal sebagai salah satu dari 7 gereja dalam Kitab Wahyu. Komunitas Kristiani di kota ini  berhubungan dekat dengan Kolose (yang juga berada di Lembah Lycus, sekitar 11 mil jauhnya).

 

Lembah Goreme

Lembah Goreme merupakan daerah bagian dari Propinsi Nevsehir di Turki Tengah. Setelah erupsi dari Gunung Erciyes sekitar 2000 tahun yang lalu, lava dari erupsi gunung berubah menjadi batu lunak di daerah Cappadocia. Batu lunak tersebut terkikis oleh angin dan air membentuk pilar-pilar seperti layaknya cerobong asap. Orang-orang di Goreme, di jantung dari daerah Cappadocia, menyadari bahwa batu-batu lunak tersebut dapat didirikan dan diukir menjadi bangunan seperti rumah, gereja, dan biara. Lembah Goreme ini juga merupakan tempat berlindung bagi umat Kristani dari pengejaran bangsa Romawi. Begitu banyak gua2 yang dilukis sebagai bukti dari kehadiran umat Kristiani awal pada masa itu.

 

Smirna

Izmir / Smirna merupakan kota tempat Santo Polycarpus, Bapa Gereja Awal yang adalah murid langsung dari Rasul Yohanes dan menjadi seorang martir. Di tempat ini terdapat Gereja Santo Polycarpus yang merupakan gereja tertua di Izmir yang dibangun pada tahun 1625 dengan izin dari Sultan Suleyman dari Kaisar Ottoman atas  permintaan Raja Louis ke-13. Gereja ini dibangun sebagai tanda penghormatan untuk Santo Polycarpus yang merupakan Uskup dari kota Smirna.

dead sea photo

9 Fakta Menarik Dead Sea di Holyland

Setelah berziarah mengunjungi  berbagai tempat kudus di Holyland tidak ada salahnya jika Anda meluangkan waktu untuk berelaksasi sejenak di salah satu tempat relaksasi terbesar di dunia.  Tempat relaksasi tebesar di Holyland ini tidak dipungut biaya masuk sama sekali dan memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh Anda. Tidak hanya itu tempat relaksasi ini juga berada di 1300 kaki (396 meter)  di bawah permukaan laut.  Tempat relaksasi yang menawarkan berbagai pengalaman menarik ini dikenal dengan nama Dead Sea (Laut Mati).

Dead Sea, menurut  Alkitab merupakan tempat dimana kota Sodom dan Gomora berada.  Abraham mungkin adalah salah satu turis dari Dead Sea yang pertama, yang kemudian dengan cepat dilarikan pergi dengan istri dan keponakannya, Lot, saat Tuhan menghancurkan Sodom dan Gomora. Istri Lot, berdasarkan penuturan Alkitab, berbalik untuk menyaksikan kehancuran dari kota tersebut dan segera berubah menjadi tiang garam.

Setelah terjadi peristiwa  Tuhan memberikan hukuman pada kota Sodom dan Gomora, daerah tersebut menjadi situs suci di bumi. Salah satu pegunungan garam di Mt. Sodom, sebuah bukit garam geologis di Dead Sea, dikatakan sebagai nyata “Nyonya Lot” yang berubah menjadi tiang garam. Kemudian, Dead Sea juga menjadi tempat berlindung bagi Raja Daud dalam pelariannya dari Raja Saul. Benteng Masada kuno, benteng Yahudi di zaman Raja Herodes, terletak di wilayah Laut Mati juga.

Dead Sea merupakan salah satu danau yang paling menarik dan menarik di dunia. Terletak di titik terendah di Bumi, wisatawan dari seluruh dunia berduyun-duyun  datang untuk merasakan fenomena alam kadar garam yang sangat berlebih di sini. Dead Sea berbatasan dengan Yordania  dan Israel. Sembilan fakta menarik tentang “Dead Sea berikut akan membantu  pemahaman Anda mengenai keajaiban dunia ini.

Fakta Menarik Tentang Dead Sea

  1. Dead Sea terbentuk dari keretakan di kerak bumi

Terbentuk oleh kerak bumi yang merenggang karena retakan-retakan. Dikenal sebagai celah lembah, permukaannya tenggelam di tempat kerak  yang sangat tipis. Para ilmuwan memperkirakan tempat ini mungkin tenggelam lebih dalam setiap tahun, jadi pesanlah paket perjalanan Anda secepatnya.

 

  1. Terletak di titik terendah pada bumi.

Permukaan Dead Sea berada lebih dari 1.300 kaki (396 meter) di bawah permukaan laut, menjadikannya sebagai tempat dengan titik terendah di permukaan bumi. Tempat ini terletak di tepi Gurun Yudea, daerah yang sangat panas di kaki tebing Ha-He’etekim. Ini dekat dengan Yerusalem, dan titik penghubung antara padang pasir dan tanah yang dikembangkan di Timur Tengah.

 

  1. Kemungkinan memiliki kemampuan menyembuhkan

Dengan kandungan garam dan kandungan mineral yang tinggi hingga 32 persen, air di Dead Sea dikatakan bermanfaat untuk orang-orang dengan masalah pernafasan, masalah sendi seperti artritis, dan banyak kondisi kulit kronis seperti psoriasis, jerawat, dan selulit. Saat Anda melangkah lebih jauh ke dalam air, kandungan air akan menjadi lebih asin. Sinar UV rendah dari matahari dan bromida di udara juga berkontribusi terhadap penyembuhan alami.

 

  1. Memiliki air dengan kandungan garam tertinggi di dunia

Tidak perlu pelampung. Tubuh Anda akan  lebih mudah mengapung di sini karena konsentrasi tinggi garam mineral yang telah larut.  Tempat ini lebih asin delapan kali lipat daripada lautan dan memiliki konsentrasi garam tertinggi dari setiap badan air di dunia – jadi daripada berenang, pengunjung benar-benar mengapung. Bahkan, jangan pernah mencoba untuk berenang; itu tidak akan berhasil

 

  1. Sebagai tempat berlindung sejak zaman Alkitab

Dead  Sea menjadi tempat berlindung Raja Daud selama pengejaran oleh Saul.  Tempat  yang terkenal ini juga disebutkan dalam buku-buku alkitabiah lainnya sepanjang sejarah. Turis pertama yang mengunjungi  tempat ini kemungkinan besar adalah Abraham. (Sayangnya tidak ada foto Abraham yang mengoleskan lumpur hitam ke kulitnya atau mengambang di Laut Mati sambil membaca koran untuk mendukungnya.)

 

  1. Tidak ada tumbuhan dan hewan yang dapat hidup di Dead Sea

Tidak ada makhluk yang bisa bertahan di Dead Sea, yang berarti tidak ada lumba-lumba melompat, tidak ada ikan berenang, dan tidak ada rumput laut yang terjebak di antara jari-jari kaki Anda. Tingkat garam yang besar mencegah keberadaan semua bentuk kehidupan, kecuali beberapa bakteri yang ditemukan dalam beberapa tahun terakhir. Tak perlu dikatakan lagi, jangan minum airnya!

 

  1. Lumpur Dead Sea sangat bagus untuk kulit

Jika Anda mencari di beberapa mesin pencari mengenai Dead Sea, tentunya Anda akan melihat gambar turis yang mengoleskan lumpur ke tubuh mereka, membiarkannya mengeras, dan kemudian membilasnya di laut. Endapan lumpur hitam langsung berasal dari dasar laut. Lumpur di tempat ini bermanfaat bagi kulit Anda karena mengandung magnesium, natirum, potassium, dan kalsium tinggi.

 

  1. Merupakan tempat SPA “Gratis” di dunia

spa gratis dead sea imgDengan semua lumpur yang memiliki banyak manfaat untuk relaksasi dan kecantikan kulit Anda, tempat ini secara harafiah merupakan spa gratis alami di dunia. Tapi jika Anda merasa perlu untuk menikmati perawatan spa  lebih lanjut, ada beberapa hotel untuk dipilih di daerah yang menawarkan layanan spa yang meremajakan.

 

 

  1. Gulungan Surat Dead Sea ditemukan di sini

Gulungan Laut Mati ditemukan tersembunyi di sebuah gua di Qumran dan berisi beberapa salinan tertua yang pernah ditemukan dari Alkitab Ibrani. Kitab-kita ini telah disebut penemuan arkeologi terbesar abad ke-20. Bagian-bagian dari Gulungan Dead Sea sekarang dipamerkan secara bergantian sesekali di berbagai museum sehingga kita bisa belajar tentang sejarah penting mereka.

Yardenit pic

Teguhkan Iman dengan Dibaptis di Yardenit

Yardenit merupakan  situs Baptisan yang popular bagi seluruh peziarah yang mengunjungi Holyland. Dari tempat ini, air mengalir menuju ke sungai Yordan, sampai akhirnya mengalir ke Laut Mati yang letaknya lebih dari 100km ke selatan. Situs ini diyakini oleh beberapa tradisi sebagai tempat sebenarnya dimana Yesus dibaptis oleh Yohanes Pembaptis.

Matius 3:13-17

13  Lalu Yesus datang dari Galilea ke Sungai Yordan kepada Yohanes, untuk dibaptis olehnya.  14  Tetapi yang disebut belakangan mencoba mencegah dia, dengan mengatakan, ”Akulah yang perlu dibaptis olehmu, dan engkau datang kepadaku?” 15  Sebagai jawaban Yesus mengatakan kepadanya, ”Biarkanlah kali ini, karena demikianlah sepatutnya kita menjalankan semua yang adil-benar.” Lalu ia berhenti mencegah dia. 16  Setelah dibaptis Yesus segera keluar dari air; dan, lihat! langit terbuka, dan ia melihat roh Allah seperti seekor merpati  turun ke atasnya. 17  Lihat! Juga, ada suara dari langit yang mengatakan, ”Inilah Putraku, yang kukasihi, kepadanyalah aku berkenan.”

Banyak dari peziarah Kristen dan Katolik mengunjungi Yardenit untuk melakukan upacara pembatisan kembali. Biasanya dalam kelompok-kelompok kecil dan didampingi oleh pendeta atau romo dari masing-masing kelompok tersebut. Yardenit merupakan salah satu situs yang luar biasa dan menawan yang tidak boleh dilewatkan. Tempat Yardenit dirancang untuk mengakomodasi kelompok kecil atau besar dan memberikan suasana yang tenang dimana pengunjung dapat merefleksikan momen intim

suasana yardenit img

Yardenit – Situs Pembaptisan Holyland

Lokasi tempat ini sebagai situs pembaptisan terletak di ujung selatan Danau Galilea ini memberikan suasana yang menyenangkan dan tenang bagi siapa saja yang ingin dibaptis atau dibaptis ulang di Sungai Yordan.  Lebih dari 400.000 pengunjung per tahun menikmati keindahan dan kenyaman ini yang ada di Yardenit. Di situs pembaptisan ini juga menyediakan jubah pembaptisan, ruang ganti dan tangga untuk berjalan ke perairan. Di sini Anda akan dapat melihat ratusan orang yang mengenakan jubah putih dengan cemas menunggu giliran mereka untuk dibaptis di perairan Sungai Yordan. Bagi Anda yang ingin mencoba dibaptis di situs pembaptisan ini, Anda akan mengalami sesuatu pengalaman  istimewa yang  akan bertahan seumur hidup.

Berdekatan dengan tempat pembaptisan terdapat sebuah hutan kayu putih yang subur dimana kelompok-kelompok kecil dapat membuat suatu pertemuan. Di sini juga terdapat banyak ruang untuk ibadah pribadi di tepi sungai. Pusat pengunjung dibangun dari batu kapur alami berbentuk seperti  gereja. Di dalamnya ada area untuk menyewa atau membeli jubah baptis, toko suvenir yang menjual barang-barang religius langka dan restoran yang menyajikan makanan lezat – termasuk Ikan Petrus  yang terkenal di kawasan ini.

Ikuti jejak Yesus dengan dibaptiskan di sungai suci tempat Yohanes Pembaptis sendiri pernah membaptis orang-orang yang mengakui dosa-dosa mereka.

Gunung Sinai img

Serunya Mendaki Puncak Gunung Sinai

Gunung Sinai merupakan objek ziarah yang tidak boleh terlewatkan bagi umat Nasrani. Belum lengkap rasanya jika berziarah ke Holyland namun belum mendaki Gunung Sinai. Tempat ini juga dipercaya sebagai tempat di mana Nabi Musa menerima 10 perintah Allah yang juga dikenal dengan sebutan The Ten Commandment dalam bentuk dua loh batu.

Kel 19: 18 – 20

19:18Gunung Sinai ditutupi seluruhnya dengan asap, karena TUHAN turun ke atasnya dalam api;  asapnya membubung seperti asap dari dapur, dan seluruh gunung itu gemetar sangat. 19:19 Bunyi sangkakala kian lama kian keras. Berbicaralah Musa, lalu Allah menjawabnya dalam guruh. 19:20 Lalu turunlah TUHAN ke atas gunung Sinai, ke atas puncak gunung itu, maka TUHAN memanggil Musa ke puncak gunung itu, dan naiklah Musa ke atas.

 

Mendaki Ke Puncak Gunung Sinai

mendaki gunung sinai dengan unta photoBiasanya mendaki Gunung Sinai dilakukan pada malam hari. Untuk mendaki sampai puncak teratas  dapat dilakukan dengan jalan kaki atau menaiki unta. Tentunya terdapat biaya tambahan jika menggunakan unta untuk mencapai puncak Sinai namun, perjalanan menjadi lebih cepat dibandingkan dengan berjalan kaki. Untuk perbandingan, berjalan kaki membutuhkan waktu 4 jam untuk mencapai puncak Gunung Sinai. Sedangkan bila menaiki unta maka hanya membutuhkan waktu 1,5 jam. Namun estimasi waktu ini tidak bisa dijadikan acuan, karena semua tergantung dari kecepatan berjalan dan apakah unta-unta itu berjalan antri atau langgeng. Dan perlu diingat beberapa kilometer mendekati puncak, semua pengunjung harus melakukan perjalanan dengan berjalan karena unta-unta sudah tidak dapat melewati jalan yang sangat terjal dan curam.

suasana puncak gunung sinai pic

 

Meski sulit, kebanyakan para peziarah tak ingin melewatkan keindahan dari puncak Gunung Sinai. Hal yang paling ditunggu di Puncak Sinai adalah matahari terbit, para wisatawan juga dapat menikmati keindahan panorama seantero Mesir. Di sebelah timur akan tampak hamparan luas pasir Gurun Sinai, sedangkan di sisi selatan dapat terlihat bentangan Semenanjung Sinai dengan kota wisata elit Sharm el-Sheikh yang dibatasi birunya Laut Arab.

Perjalanan turun dari Gunung Sinai juga tidak kalah seru dan menegangkan seperti saat mendaki. Pada saat turun para peziarah dapat melihat betapa terjal dan curam jalur yang telah mereka lewati. Saat perjalanan turun disarankan untuk tidak menaiki unta karena akan terasa lebih terjal dan lebih menakutkan, namun bagi para peziarah yang sudah terbiasa boleh menggunakan jasa menaiki unta pada saat turun.  Jalur menuju Gunung Sinai pada saat turun umumnya masih ramai dengan para pendaki yang memilih waktu pagi hari untuk naik. Di sini para wisatawan dapat bertemu dengan orang-orang dari berbagai bangsa. Uniknya, wisatawan yang turun akan memberi support kepada wisatawan yang akan naik. Bertukar informasi dan semangat. Ada kebersamaan yang terjalin, meski tidak saling mengenal.

Tertarik untuk mendaki?

Taman Getsemani photo

Menapak Sejarah Yesus di Taman Getsemani

Getsemani yang menurut bahasa Ibrani berarti Kilang Minyak Zaitun adalah destinasi wisata yang terletak di wilayah Bukit Zaitun. Dari Injil Lukas disebutkan saat melakukan kunjungan terakhir pada siang hari di Yerusalem, Yesus memberi pengajaran di Bait Allah. Selanjutnya dimalam harinya dia keluar lalu menginap di Bukit Zaitun.

Di Taman Getsemani ini terdapat pohon zaitun yang jumlahnya ada 8 dan berusia lebih dari 3.000 tahun. Sehingga bisa dipastikan ketika Yesus mengucap doa sebelum meninggal, pohon ini sudah ada.

Destinasi Ziarah Taman Getsemani

Gereja Segala Bangsa

Begitu sampai di Taman Getsemani, wisatawan dan peziarah akan menjumpai basilika yang dibangun pada era kekaisaran Teodosium pada tahun 379 hingga 395 masehi. Tapi sayangnya basilika ini mengalami kehancuran saat terjadi perang salib.

Selanjutnya mulai abad IV, tempat peribadatan ini dipindah ke sebuah goa yang dulu menjadi tempat penciuman Yudas pada Yesus. Kemudian pada tahun 1924, dibangun sebuah gereja di lokasi tersebut. Ditengah Gereja ada satu batu berukuran besar yang sering disebut sebagai batu sakrat maut. Batu ini diyakini merupakan tempat Yesus berdoa kepada bapaNya dalam sakrat maut sampai berkeringat darah sebelum dikhianati oleh Yudas dan ditangkap para serdadu. Gereja ini diberi nama Gereja Segala Bangsa karena pembangunan gereja ini dibiayai oleh 12 bangsa (negara) di dunia yang kemudian ditandai dengan lambang-lambang dan kubah gereja. Selain memiliki nama sebagai gereja segala bangsa, gereja ini juga dikenal sebagai gereja Agony yang artinya penderitaan oleh karena itu interior gereja ini berkesan agak gelap guna disesuaikan dengan arti nama gereja tersebut.

Gua Gestmani

Masih di lokasi yang sama, ada satu kapel dalam goa yang jadi tempat para pengikut Yesus berhenti. Dalam Markus  14: 32-33 dikisahkan, Yesus bersama para muridNya mendatangi sebuah tempat yang dinamakan Getsemani.

Goa ini sendiri berukuran panjang sekitar 17 meter dengan lebar 9 meter dan tinggi 5,3 meter. Goa Getsemani yang juga sering dinamakan sebagai Goa Penangkapan Yesus tersebut pernah mengalami kerusakan parah pada tahun 1955. Tetapi satu tahun kemudian berhasil direnovasi oleh biarawan dari OFM.

Gereja Kubur Maria

Destinasi lainnya yang sangat menarik dikunjungi saat berziarah di Taman Getsemani adalah Gereja Kubur Maria dan sering pula dikasih nama dengan sebutan Gereja Maria Diangkat ke Surga. Dalam suatu kisah diceritakan, saat meninggal di kota Yerusalem ibunda Yesus segera dibawa ke surga oleh anaknya.

Akan tetapi ada riwayat lain yang menyebutkan apabila ibunda Yesus yang sudah meninggal langsung dimakamkan di pinggiran Taman Getsemani. Di tempat inilah kemudian pada tahun 455 masehi dibangun sebuah gereja kecil tetapi dihancurkan oleh tentara Persia sekitar tahun 614.

Selanjutnya pada tahun 1187 gereja tersebut dibangun lagi oleh tentara Salib dan sejak tahun 1757 dikelola oleh Biarawan Fransiskan. Namun sesudah itu pengelolaanya berpindah tangan lagi dan dikuasai oleh Gereja Armenia dan Ortodoks Yunani.

Setelah menuruni sebanyak 50 anak tangga, peziarah bisa langsung masuk ruang bawah tanah dan akan menjumpai satu kapel. Di kapel ini ada satu peti mayat yang konon menjadi tempat peletakan mayat Bunda Maria sebelum dikubur dan diangkat ke surga.

Itulah beberapa destinasi wisata rohani yang sangat menarik untuk diziarahi saat berkunjung di Taman Gestemani. Di tempat inilah seakan-akan kita diajak menapaki kisah sejarah Yesus yang tidak pernah lelah berkorban demi keselamatan pengikutNya.